Polri Pasang Sistem Anti-Drone Canggih di MotoGP Mandalika 2025

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Astamaops Kapolri Komjen Pol Fadil Imran meninjau pos anti-drone di Bukit Jokowi Mandalika. Dok: Polri

Astamaops Kapolri Komjen Pol Fadil Imran meninjau pos anti-drone di Bukit Jokowi Mandalika. Dok: Polri

LOMBOK, POSNEWS.CO.ID – Astamaops Kapolri Komjen Pol Muhammad Fadil Imran, Sabtu (4/10/2025), turun langsung meninjau pos pantau drone di Bukit Jokowi, Lombok Tengah.

Pos khusus ini disiapkan untuk mendukung pengamanan MotoGP Mandalika 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit, NTB.

Dalam tinjauannya, Fadil memastikan personel Satgas Drone Mabes Polri siaga penuh. Seluruh peralatan sudah siap mengantisipasi ancaman drone liar yang berpotensi mengganggu jalannya balapan internasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengamanan MotoGP Mandalika bukan hanya di darat dan udara dengan patroli, tetapi juga lewat sistem pertahanan ringan yang bisa melumpuhkan drone liar. Keamanan pembalap, ofisial, dan penonton jadi prioritas,” tegasnya.

Baca Juga :  Polri Demosi Bripka Rohmad 7 Tahun Terkait Kematian Ojol Affan Kurniawan

Teknologi Anti-Drone Jadi Andalan

Fadil menambahkan, kehadiran teknologi anti-drone yang dioperasikan personel khusus merupakan langkah preventif penting. Dengan sistem itu, kelancaran dan keselamatan ajang kelas dunia bisa terjamin.

Di pos pantau, personel memperagakan cara kerja pelumpuh drone. Alat ini mampu mendeteksi dan menonaktifkan drone tak berizin hanya dalam hitungan detik. Fadil langsung mengapresiasi kinerja pasukan di lapangan.

Baca Juga :  Komandan KKB Nduga, Anak Buah Aibon Kogoya Dicokok Satgas di Nabire

“Alat sudah modern, personel juga terlatih. Kami pastikan keamanan MotoGP Mandalika 2025 menjadi prioritas. Masyarakat dan wisatawan bisa menonton balapan dengan aman dan tenang,” ujarnya.

Pos Bukit Jokowi dipilih karena berada di titik ketinggian dengan pandangan luas ke arah sirkuit. Dari lokasi itu, aparat bisa memantau pergerakan drone secara real-time dan bertindak cepat bila ada potensi gangguan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menag Nasaruddin Umar Sebut Indonesia Punya Masa Depan Cerah di Bawah Prabowo
Tim Sembilan Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Dokumen TPPU Disita
Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Jemaah Bersatu
KemenHAM Dialog dengan Warga Batunya dan Sidatapa Usai Tragedi Main Hakim Sendiri
Mall Jakarta dan Surabaya Ramai-Ramai Pasang Pagar Tinggi, APPBI Ungkap Alasannya
BGN Bongkar Rekening Ganda dan Dapur Fiktif MBG, Rp311,2 Miliar Kembali ke Negara
Mutasi Besar Polri Juli 2026: Kapolri Rotasi 146 Perwira, Banyak Kapolres dan Pati Berganti
Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari, Jakarta Barat hingga Bekasi Berganti Pimpinan

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Menag Nasaruddin Umar Sebut Indonesia Punya Masa Depan Cerah di Bawah Prabowo

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Tim Sembilan Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Dokumen TPPU Disita

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Jemaah Bersatu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:55 WIB

KemenHAM Dialog dengan Warga Batunya dan Sidatapa Usai Tragedi Main Hakim Sendiri

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:54 WIB

Mall Jakarta dan Surabaya Ramai-Ramai Pasang Pagar Tinggi, APPBI Ungkap Alasannya

Berita Terbaru

Siasat baru pertahanan udara Ukraina. Zelenskyy mendesak Trump memediasi izin penggunaan jaringan Starlink untuk menggempur target di dalam wilayah Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Desak Trump Izinkan Akses Panduan Rudal

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:00 WIB

Eskalasi gempuran udara di ibu kota. Rusia menembakkan gelombang rudal balistik dan drone ke Kyiv, menewaskan tiga warga serta memicu ketidakpastian lisensi Patriot dari AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tiga Warga Meninggal dan Trump Tinjau Ulang Lisensi Patriot

Minggu, 2 Agu 2026 - 09:00 WIB

Krisis imigrasi terbesar Afrika-Eropa. Spanyol berhasil memulangkan puluhan ribu migran dari Ceuta di tengah ketegangan diplomatik Uni Eropa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Spanyol Pulangkan 50 Ribu Migran dan Italia Bekukan Schengen

Minggu, 2 Agu 2026 - 08:00 WIB