JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi terus memburu pelaku penyerangan brutal warung kopi (warkop) di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu dini hari (8/10/2025).
Rombongan pelaku menggunakan airsoft gun dan membawa kabur uang hasil dagangan senilai Rp2 juta.
Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang, AKBP M. Malau, menegaskan, rombongan awalnya berniat membalas dendam, bukan mencuri. Mereka marah karena seorang teman dipukuli oleh orang yang diduga nongkrong di warkop tersebut.
“Balas dendam ini karena temannya disakiti. Setelah melapor, rombongan datang menyerang. Warkop sama sekali bukan sasaran awal,” jelas Malau, Senin (13/10/2025).
Namun, saat tidak menemukan target mereka, pelaku malah menggasak uang warung.
“Karena sasaran mereka tidak ada, mereka menggasak uang warung. Inilah yang membuat kasus ini dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan,” tambah Malau.
Aksi penyerangan terekam CCTV dan videonya viral di media sosial. Dalam rekaman, terlihat sejumlah warga berusaha menghentikan gerombolan pelaku, tapi gagal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat kejadian, terdapat seorang anak laki-laki di lokasi. Beberapa pria berbaju hitam dan mengenakan masker berlari ke warkop, menodong, dan menembakkan airsoft gun. Dua orang dilaporkan mengalami luka ringan terkena tembakan.
Polisi kini mengumpulkan bukti tambahan dan memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap identitas pelaku utama.
“Penyelidikan masih berjalan. Kami pastikan pelaku bertanggung jawab,” tegas Malau. (red)




















