Driver Ojek Online Dibakar Penumpang Sadis di Sampang, Polisi Buru Pelaku

Selasa, 14 Oktober 2025 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Driver Ojek Online Sekarat Dibakar Penumpang Sadis di Sampang. Dok: Istimewa

Driver Ojek Online Sekarat Dibakar Penumpang Sadis di Sampang. Dok: Istimewa

SAMPANG, POSNEWS.CO.ID — Aksi biadab terhadap Driver Ojek Online (Ojol) kembali terjadi. Kali ini, pelaku secara sadis menyiksa Steven Charles Ricky (48), pengemudi ojol asal Sidoarjo, Jawa Timur.

Penumpangnya membakar Steven hidup-hidup saat korban mengantar ke wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Senin pagi (13/10/2025).

Menurut Kasi Humas Polres Bangkalan AKP Eko Puji, kejadian bermula ketika Steven sedang mangkal di kawasan Surabaya sekitar pukul 05.30 WIB. Tiba-tiba seorang pria datang dan meminta diantar ke Sampang tanpa memesan lewat aplikasi.

“Korban menerima pesanan secara offline dan langsung berangkat bersama pelaku,” ujar AKP Eko Puji, Senin (13/10/2025).

Perjalanan berjalan normal hingga memasuki wilayah Bangkalan. Tanpa curiga sedikit pun, Steven terus melaju menuju Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang.

Baca Juga :  KPK Tangkap Hakim PN Depok, Dugaan Suap dari Pihak Swasta

Sesampainya di lokasi sepi, pelaku meminta korban berhenti. Seketika, pelaku menyiramkan cairan bahan bakar yang diduga sudah disiapkan, lalu menyalakan api.

Api langsung melahap tubuh Steven. Dalam kondisi terbakar dan kesakitan, korban berteriak minta tolong sambil berguling di tanah berusaha memadamkan api. Pelaku malah kabur membawa kabur motor korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban Luka Bakar Parah

Warga sekitar yang mendengar jeritan segera datang membantu dan mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat. Saat ditemukan, korban mengalami luka bakar parah di sekujur tubuh dan langsung dirawat intensif.

“Korban masih sadar saat dievakuasi. Kini dalam perawatan intensif. Pelaku masih kami kejar,” ujar AKP Eko.

Baca Juga :  Diplomasi di Tengah Krisis: Misi Sulit Sanae Takaichi Menemui Donald Trump

Polisi memburu pelaku yang identitasnya belum terungkap karena transaksi dilakukan di luar aplikasi. Tim gabungan Polres Sampang dan Polres Bangkalan menyisir jalur pelarian pelaku.

“Kami sedang mendalami motif di balik aksi keji ini. Tim juga menelusuri kamera CCTV di sepanjang rute perjalanan,” tambah Eko.

Polisi Ingatkan, Jangan Ambil Orderan Offline

Kasus ini jadi peringatan keras bagi pengemudi ojek online agar tidak menerima orderan di luar aplikasi, demi keamanan dan perlindungan hukum.

“Jangan ambil orderan offline. Ini berisiko tinggi, apalagi saat menuju daerah terpencil,” imbau Eko Puji tegas. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Update RSCM: Andrie Yunus Alami Luka Bakar 20 Persen, Mata Kanan Terancam
Ledakan Misterius di Masjid Jember, Jamaah Berhamburan, Polisi Selidiki Penyebabnya
Sadis! Perampok Pukuli Lansia di Cileungsi hingga Tuli, Ternyata Sudah Beraksi di 50 TKP
Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah, ASDP Hapus Batas Jarak Pembelian Tiket Kapal
Polisi Sita 14 Ton Daging Domba Kedaluwarsa Impor Australia yang Siap Dijual Saat Lebaran
Cuaca Indonesia Selasa 17 Maret 2026: Jabodetabek Berawan, Hujan Mengintai Sore Hari
Jakarta Gelar Car Free Night dan Pawai Obor Raksasa Saat Malam Takbiran
Polisi Sita 86 CCTV Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ribuan Rekaman Dibedah

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:55 WIB

Update RSCM: Andrie Yunus Alami Luka Bakar 20 Persen, Mata Kanan Terancam

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:35 WIB

Ledakan Misterius di Masjid Jember, Jamaah Berhamburan, Polisi Selidiki Penyebabnya

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:30 WIB

Sadis! Perampok Pukuli Lansia di Cileungsi hingga Tuli, Ternyata Sudah Beraksi di 50 TKP

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:13 WIB

Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah, ASDP Hapus Batas Jarak Pembelian Tiket Kapal

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:57 WIB

Polisi Sita 14 Ton Daging Domba Kedaluwarsa Impor Australia yang Siap Dijual Saat Lebaran

Berita Terbaru