Pemprov DKI Gratiskan Sewa dan Air Selama 6 Bulan bagi Pedagang Eks Pasar Barito

Senin, 27 Oktober 2025 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang duduk lesu di depan lapak kosong Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung setelah peresmian mendadak dibatalkan. (Posnews/Ist)

Pedagang duduk lesu di depan lapak kosong Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung setelah peresmian mendadak dibatalkan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pedagang eks Pasar Barito yang direlokasi ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung bisa sedikit bernafas lega. Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggratiskan biaya sewa kios dan air selamabulan untuk pedagang.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, kebijakan ini diberikan untuk meringankan beban pedagang yang baru beradaptasi di lokasi baru.

“Dari 125 kios, kami gratiskan selama enam bulan, termasuk biaya airnya,” kata Pramono di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (27/10/2025).

Menurut Pramono, masa awal relokasi biasanya berat karena pedagang harus menyesuaikan diri dengan pola konsumen baru. Ia menekankan, Pemprov DKI melakukan relokasi secara humanis dan transparan setelah memberi surat peringatan (SP) 1, 2, dan 3.

“Langkah ini bagian dari penataan kawasan Barito untuk memperluas ruang terbuka hijau (RTH). Nantinya Taman Ayodya, Langsat, dan Leuser akan terintegrasi menjadi Taman Bendera Pusaka dengan fasilitas publik lengkap seperti jogging track,” ujar Pramono.

Baca Juga :  Pengemudi Ojol Serang Pengendara di Ciganjur, Polisi Tangkap Pelaku

Pramono menjelaskan, seluruh 125 kios di Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung telah selesai dibangun dan dilengkapi air bersih. Lokasinya strategis karena berdekatan dengan Stasiun Lenteng Agung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Pemprov DKI berencana membangun klinik satwa di kawasan tersebut, menyesuaikan dengan karakter pedagang yang mayoritas menjual hewan peliharaan. Bahkan, sejumlah pedagang di luar Pasar Barito juga meminta tempat di lokasi baru ini.

Gubernur juga menegaskan agar kepemilikan kios diawasi ketat. “Saya sudah perintahkan Kepala Dinas PPKUKM, tidak boleh ada pedagang yang punya lebih dari satu kios. Satu orang cukup satu kios,” tegasnya.

Baca Juga :  Tragedi di Balik Kandang Sempit: Kisah Penyelamatan Moon Bear

Bantu Proses Pemindahan Barang Pedagang

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Selatan M. Anwar menambahkan, pihaknya membantu penuh proses pemindahan barang pedagang ke Sentra Fauna Lenteng Agung.

“Kami dampingi relokasi ini dengan pendekatan humanis. Semua pedagang kami pastikan mendapat fasilitas sesuai kebutuhan,” jelas Anwar.

Anwar menuturkan, saat ini 25 pedagang telah resmi mendaftar di lokasi baru. Pemerintah juga memberi insentif tambahan berupa kesempatan mendapatkan kios di lokasi premium bagi pedagang yang pindah lebih awal.

Retribusi kios di sana berkisar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per bulan. Namun selama masa adaptasi enam bulan, pedagang tidak akan dikenakan biaya apa pun,” tandas Anwar. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Matinya Diplomasi Rahasia? Dampak Kebocoran Data Intelijen terhadap Hubungan Bilateral
Mudik 2026: Wakapolri Ungkap Puncak Arus dan Strategi Pengamanan di Merak-Bakauheni
Nasionalisme Vaksin dan Kesenjangan Kesehatan: Pelajaran dari Pandemi untuk Masa Depan
Wakapolda Metro Jaya Cek Pos Bandara Soetta, Layanan Gratis Pindah Terminal Mudik 2026
Pengamanan Ketat di Cikunir, Polisi Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026
Efek Konflik Timur Tengah, ASN Jakarta Bakal WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
Pabrik Uang Palsu di Purwakarta Digerebek, Pelaku Ditangkap di Warung Nasi Goreng
Pukulan Telak bagi RFK Jr.: Hakim AS Blokir Perombakan Kebijakan Vaksin Nasional

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:31 WIB

Matinya Diplomasi Rahasia? Dampak Kebocoran Data Intelijen terhadap Hubungan Bilateral

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:44 WIB

Mudik 2026: Wakapolri Ungkap Puncak Arus dan Strategi Pengamanan di Merak-Bakauheni

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:30 WIB

Nasionalisme Vaksin dan Kesenjangan Kesehatan: Pelajaran dari Pandemi untuk Masa Depan

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:28 WIB

Wakapolda Metro Jaya Cek Pos Bandara Soetta, Layanan Gratis Pindah Terminal Mudik 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:12 WIB

Pengamanan Ketat di Cikunir, Polisi Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru