Anggota KKB Puncak Dugi Telenggen Diciduk, Akui Tembak Polisi dan Warga Sipil

Selasa, 28 Oktober 2025 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Anggota Satgas Damai Cartenz mengamankan Dugi Telenggen, anggota KKB Puncak, setelah penangkapan di Kampung Ulume, Lanny Jaya, Papua. (Ist)

Anggota Satgas Damai Cartenz mengamankan Dugi Telenggen, anggota KKB Puncak, setelah penangkapan di Kampung Ulume, Lanny Jaya, Papua. (Ist)

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Pengejaran anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Puncak, Dugi Telenggen alias Dugwi Kogoya akhirnya terhenti.

Aksi cepat dan terukur Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Lanny Jaya membuahkan hasil nyata.

Aparat gabungan berhasil menangkap anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Puncak, Dugi Telenggen alias Dugwi Kogoya, di Kampung Ulume, Kabupaten Lanny Jaya, Senin (27/10/2025).

Penangkapan berlangsung dramatis dan menegangkan. Saat tim gabungan memediasi pertikaian warga di Kampung Ninam, petugas menemukan pria mencurigakan yang memegang ponsel diduga milik Dugi.

Petugas bergerak cepat dan menciduk Dugi tanpa perlawanan setelah melakukan penyelidikan singkat.

Dalam pemeriksaan intensif, Dugi Telenggen mengakui aksinya. Ia menembak anggota Polres Lanny Jaya, Brigpol Joan H. Sibarani, hingga gugur dalam insiden di Distrik Tiom, 10 September 2024.

Tak berhenti di situ, Dugi juga mengaku menembak warga sipil bernama Adi Yohanes Abilio Fallo dalam peristiwa berdarah yang sama.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu ponsel Nokia, buku catatan, dua lembar fotokopi KTP, satu kartu identitas pribadi, dan dua noken hitam. Seluruh barang bukti kini diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Satgas Damai Cartenz Apresiasi Sinergi Aparat

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, memuji keberhasilan tim gabungan.

Baca Juga :  Sopir Ketagihan Judol Gasak Uang Majikan Rp600 Juta, Ditangkap di Lampung

“Penangkapan ini hasil sinergi solid antara Satgas Damai Cartenz dan Polres Lanny Jaya. Kami berkomitmen menindak tegas siapa pun yang mengancam keselamatan masyarakat dan anggota Polri di Papua,” tegas Faizal.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, menegaskan bahwa operasi pengejaran terhadap jaringan KKB akan terus berlanjut.

“Kami tak akan berhenti. Kami terus memburu jaringan KKB lainnya demi menciptakan Papua yang aman dan damai,” ujarnya.

Pasca penangkapan Dugi Telenggen, situasi keamanan di Lanny Jaya mulai terkendali. Aparat berharap penindakan ini mampu memutus rantai aksi kekerasan bersenjata di wilayah pegunungan tengah Papua dan memberikan rasa aman bagi warga. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:17 WIB

Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB