Mobil Berlogo BGN Angkut Babi dan Ayam di Nias Selatan, BGN Laporkan ke Polisi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil berlogo BGN kedapatan mengangkut babi dan ayam, viral di media sosial, BGN bantah kepemilikan dan lapor polisi. (Ist)

Mobil berlogo BGN kedapatan mengangkut babi dan ayam, viral di media sosial, BGN bantah kepemilikan dan lapor polisi. (Ist)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID –  Nama Badan Gizi Nasional (BGN) dijadikan mainan membuat publik marah. Kemarahan ini di picu mobil berlogo BGN tertangkap mengangkut babi dan ayam di Nias Selatan, Sumatera Utara.

Video mengangkut babi tersebut viral dan langsung menyulut kemarahan publik. Warga mengecam keras karena kendaraan berstiker program gizi justru dipakai layaknya mobil jagal keliling.

Menanggapi hal itu, BGN langsung bereaksi keras. Mereka menegaskan bahwa mobil tersebut bukan armada resmi instansi. Selain itu, pihak BGN menduga pelaku sengaja menempel merek BGN untuk meraup keuntungan gelap.

Selanjutnya, Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, memerintahkan laporan resmi ke polisi.

Baca Juga :  Truk Sumbu 3 Disekat di Sejumlah Tol, Polda Metro Rekayasa Lalu Lintas Selama Nataru

“Kami laporkan karena ada penyalahgunaan nama dan merek BGN,” tegas Nanik, Jumat (31/10/2025).

Nanik menambahkan, kendaraan itu tidak terdaftar sebagai aset BGN maupun dapur gizi manapun.

“Kami pastikan mobil itu bukan milik BGN,” tegasnya.

Bukan Mitra Resmi, Baru Ajukan Kerja Sama

Setelah diselidiki, mobil pengangkut hewan itu ternyata milik Yayasan Fahasara Dodo Jamejawa Lasori. Yayasan tersebut baru mengajukan diri sebagai mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan hingga kini belum terverifikasi.

“Mereka masih dalam proses pengajuan, belum ada kerja sama,” jelas Nanik.

Dalam video yang beredar, pintu belakang mobil bertuliskan SPPG BGN dibuka, menampakkan babi dan ayam ditumpuk brutal, campur aduk tanpa higienitas. Pemandangan itu langsung membuat netizen muak dan geram.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Serda RS di Wonosobo, Riwayat Hukum Pelaku Mengejutkan

Kepala BGN Sumut, Agung Kurniawan, juga mengecam tindakan tersebut.

“Ini mencoreng nama instansi. Kami minta pertanggungjawaban,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi alarm keras. BGN menegaskan bahwa proses hukum tengah berjalan dan mengingatkan masyarakat agar tidak menunggangi nama instansi negara untuk bisnis kotor.

“Program gizi kok dipakai angkut babi. Ini jelas keterlaluan,” ujar sumber internal BGN.

Ngaspal nama institusi negara demi mengangkut babi dan ayam? Sadis, memalukan, dan kini kasusnya ditangani polisi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rampok Bersenjata Gasak Rp12,1 Juta dari Minimarket di Bekasi Dibekuk
Kecelakaan Tol Becakayu Hari Ini: 3 Mobil Ringsek, 8 Orang Dilarikan ke RS
Drone Ukraina Bakar Kilang Minyak Moskow Kedua Kalinya
Ancaman Penahanan Dana NATO: AS Tinjau Ulang Pasukan
Politisi Republik Serang Kesepakatan Damai Trump dengan Iran
Preman Minta Rp50 Ribu, Juru Parkir di Bogor Malah Dihajar Beramai-ramai
Amerika Serikat dan Iran Resmi Rilis Dokumen Damai
Terungkap! Pacar Gelap Ibu Korban Jadi Pelaku Penyiraman Air Keras di Sumedang

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:20 WIB

Rampok Bersenjata Gasak Rp12,1 Juta dari Minimarket di Bekasi Dibekuk

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:09 WIB

Kecelakaan Tol Becakayu Hari Ini: 3 Mobil Ringsek, 8 Orang Dilarikan ke RS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:46 WIB

Drone Ukraina Bakar Kilang Minyak Moskow Kedua Kalinya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:41 WIB

Ancaman Penahanan Dana NATO: AS Tinjau Ulang Pasukan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:51 WIB

Preman Minta Rp50 Ribu, Juru Parkir di Bogor Malah Dihajar Beramai-ramai

Berita Terbaru

Saling balas serangan udara. Ukraina membakar kilang minyak utama Moskow menggunakan drone sementara militer Rusia menggempur ibu kota Kyiv dengan rudal balistik. Dok: SOCIAL MEDIA/via REUTERS

INTERNASIONAL

Drone Ukraina Bakar Kilang Minyak Moskow Kedua Kalinya

Sabtu, 20 Jun 2026 - 12:46 WIB

Ketegangan di dalam tubuh aliansi. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengancam akan menahan iuran NATO dan meninjau ulang penempatan pasukan di Eropa hulu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ancaman Penahanan Dana NATO: AS Tinjau Ulang Pasukan

Sabtu, 20 Jun 2026 - 11:41 WIB