Hujan Deras Bikin Tembok TPU Jeruk Purut Jebol, 12 Jasad Diangkat dan Dipindah

Jumat, 31 Oktober 2025 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas evakuasi jasad dan puing tembok jebol di TPU Jeruk Purut. (Ist)

Petugas evakuasi jasad dan puing tembok jebol di TPU Jeruk Purut. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Waspada hujan deras dan angin kencang yang tengah menggila di kawasan Jeruk Purut, Jakarta Selatan, hingga memicu insiden mengerikan.

Tembok TPU Jeruk Purut jebol dan menghantam deretan makam. Akibatnya, 12 jasad terpaksa digali ulang dan dipindahkan.

Koordinator Lapangan TPU Jeruk Purut, Royani, memastikan kejadian itu terjadi pada Kamis (30/10/2025) sore saat hujan mengguyur deras tanpa ampun.

Tembok setinggi 2,5 meter sepanjang 40 meter jebol karena tekanan air. Ada 12 makam terdampak,” tegas Royani, Jumat (31/10/2025).

Baca Juga :  Kejari Jaksel Hancurkan Barang Bukti Narkoba dan Senjata Tajam Bernilai Miliaran

Petugas langsung bekerja cepat. Mereka mengangkat puing dan mengeluarkan kerangka para jenazah. Suasananya mencekam saat petugas membuka makam satu per satu.

“Kami angkat puing, kami angkat jenazah. Total 12 makam. Target hari ini selesai,” ujar Royani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses pemindahan jasad berlangsung hati-hati. Sebagian jenazah sudah dipindah ke area baru dalam TPU Jeruk Purut.

Baca Juga :  Kapolri Buka Suara Soal Wacana Libatkan TNI Tangani Terorisme

Pihak TPU memastikan semua pemindahan dilakukan setelah mendapat izin keluarga ahli waris.

Royani menyebutkan, tembok jebol akibat tekanan air deras di kontur tanah bertingkat. Untuk mencegah kejadian serupa, TPU akan membangun turap baru.

“Kita turap ulang mulai besok untuk antisipasi,” tandasnya.

Tidak ada korban jiwa. Namun, warga sekitar sempat panik melihat makam retak dan tulang jenazah tampak saat pengangkatan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB