Mantan Suami Biadab, Wanita Bandar Lampung Ditusuk 63 Kali dan Dihajar Batu Cobek

Senin, 3 November 2025 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi merilis kasus pembunuhan Tri Finalia di Bandar Lampung setelah autopsi mengungkap 63 luka tusuk. (Polres Bandar Lampung)

Polisi merilis kasus pembunuhan Tri Finalia di Bandar Lampung setelah autopsi mengungkap 63 luka tusuk. (Polres Bandar Lampung)

LAMPUNG, POSNEWS.CO.ID Kasus pembunuhan sadis yang sempat menggemparkan warga Bandar Lampung akirnya terungkap. Pelaku ternyata mantan suami korban. Ia diduga nekad menghabisi korban karena masalah keluarga.

Tri Finalia (31) ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya Perumahan Bumi Kedamaian, Jalan Ratu Lengkara, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung.

Mirisnya, pelaku tak lain adalah mantan suaminya, Beny (26). Korban meninggal dengan kondisi mengenaskan setelah ditusuk 63 kali.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Alfred Jacob Tilukay mengungkap hasil autopsi yang bikin bulu kuduk berdiri.

“Hasil autopsi di RS Bhayangkara Polda Lampung menemukan 63 luka tusukan yang disebabkan senjata tajam jenis pisau,” tegas Alfred, Minggu (2/11/2025).

Baca Juga :  Pahami Syarat dan Batas Gaji KPR Rumah Subsidi 2025

Luka brutal itu tersebar di leher, tangan, hingga dada korban. Selain luka tusukan, tim forensik juga menemukan luka akibat benda tumpul.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada luka dari benda tumpul. Pelaku mengaku memukul korban menggunakan batu cobek,” ungkap Kapolres.

Pelaku Beny disebut langsung menyerang korban dalam kondisi emosi tinggi. Motif sementara diduga kuat karena sakit hati dan masalah rumah tangga.

Penyidik kini mendalami unsur pembunuhan berencana mengingat jumlah luka dan cara pelaku menyerang korban sangat sadis.

Baca Juga :  Bos Olimpiade LA 2028 Casey Wasserman Didesak Mundur

Kasus ini memicu kemarahan publik, terlebih karena pelaku mantan suami yang seharusnya melindungi, justru menjadi eksekutor keji.

Polisi memastikan pelaku akan dijerat pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman paling berat.

Sebelumnya, seorang wanita di Bandar Lampung ditemukan tewas di rumahnya, Sabtu (1/11/2025) pagi.

Korban bernama Tri Finalia warga Perumahan Bumi Kedamaian, Jalan Ratu Lengkara, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung.

Pada tubuhnya banyak ditemukan luka tusukan senjata tajam jenis pisau. Luka tersebut berada di leher hingga area kepala korban. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks
Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?
Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci
Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi
Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas
Parkiran Minimarket Jadi Lokasi Transaksi, 18 Kg Ganja Disita Polisi di Duri Kepa
ABK Mengaku Tak Tahu Muatan Narkoba, Pigai: Hukuman Mati Tak Sejalan HAM
Zelenskyy: Ukraina Tidak Kalah dan Tolak Serahkan Donbas

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:05 WIB

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:58 WIB

Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:48 WIB

Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:45 WIB

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:40 WIB

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Berita Terbaru

Ilustrasi, Pedang bermata dua diplomasi. Melalui kacamata Liberalisme, sanksi ekonomi bukan lagi instrumen hukuman sederhana, melainkan penguji ketangguhan jaringan interdependensi global yang rumit. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Feb 2026 - 20:05 WIB

Ilustrasi, Kembali ke alam. Tren busana Muslim tahun 2026 mengusung konsep kesederhanaan yang elegan melalui sentuhan warna bumi dan siluet minimalis yang mengutamakan kenyamanan fungsional. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Feb 2026 - 17:45 WIB

Ilustrasi, Pahlawan di balik kesunyian Maghrib. Saat mayoritas warga berkumpul di meja makan, sebagian orang justru harus teguh berdiri di garis depan demi pelayanan dan kemanusiaan. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Sabtu, 21 Feb 2026 - 16:40 WIB