Pembunuhan Sadis di Bogor, Pria 25 Tahun Tewas dengan Leher Terlilit Kawat

Senin, 3 November 2025 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID Pembunuhan sadis yang terjadi di Kampung Panjang, Bojonggede, Kabupaten Bogor, mendadak mencekam. Warga tidak percaya dengan kematian korban yang penuh dengan luka. 

Seorang pemuda berinisial AN (25) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnyaLebih sadis lagi, leher korban terlilit kawat dan sebelumnya terdengar teriakan memilukan minta ampun.

Peristiwa mengerikan itu terjadi Senin dini hari, 3 November 2025 sekitar pukul 03.00 WIB. Warga sempat mendengar keributan dari dalam rumah korban sejak Minggu malam.

“Korban sudah tidak bernyawa dan terlihat lilitan kawat di lehernya,” ujar Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi.

Baca Juga :  Kena Jetlag Tanpa Perlu Terbang

TeriakanAmpun, Bang’ Pecah di Malam Hari

Sekitar pukul 23.30 WIB, saksi mendengar suara gaduh dan teriakan panikAmpun, Bang!”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa menit kemudian, suasana mendadak hening total. Karena curiga, warga mulai berkumpul di depan rumah korban.

Adik Korban Dobrak Pintu, Temukan Kondisi Brutal

Sekitar pukul 00.30 WIB, adik korban tiba di lokasi. Setelah berkali-kali mengetuk tanpa jawaban, ia mendobrak pintu. Seketika, pemandangan brutal terpampang.

“Darah berceceran. Korban tergeletak di kamar belakang dekat dapur dan nadinya tidak berdetak,” jelas Made.

Korban dipastikan meninggal di tempat dengan kondisi mengenaskan.

Sebelum kejadian, saksi melihat dua motor terparkir di depan rumah korban. Polisi menduga korban sempat bersama pelaku dan terjadi pertikaian hebat sebelum pembunuhan.

Baca Juga :  Wanita Lansia Ditemukan Tewas di Jonggol, Leher Bersimbah Darah

Barang Bukti Berhamburan

Petugas mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, antara lain:

  • Dua sepeda motor
  • Sebilah pisau dapur
  • Satu gitar
  • Mangkuk pecah
  • Kawat yang melilit leher korban

Polres Metro Depok kini memburu pelaku yang diduga kabur sesaat setelah aksi kejamnya.

“Kami masih menyelidiki motif dan mengidentifikasi pelaku. Tim sudah bergerak,” tegas Made.

Kasus pembunuhan sadis ini membuat warga Bogor terpukul sekaligus waspada. Polisi meminta masyarakat yang mengetahui informasi terkait pelaku untuk segera melapor. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks
Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?
Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci
Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi
Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas
Parkiran Minimarket Jadi Lokasi Transaksi, 18 Kg Ganja Disita Polisi di Duri Kepa
ABK Mengaku Tak Tahu Muatan Narkoba, Pigai: Hukuman Mati Tak Sejalan HAM
Zelenskyy: Ukraina Tidak Kalah dan Tolak Serahkan Donbas

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:05 WIB

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:58 WIB

Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:48 WIB

Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:45 WIB

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:40 WIB

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Berita Terbaru

Ilustrasi, Pedang bermata dua diplomasi. Melalui kacamata Liberalisme, sanksi ekonomi bukan lagi instrumen hukuman sederhana, melainkan penguji ketangguhan jaringan interdependensi global yang rumit. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Feb 2026 - 20:05 WIB

Ilustrasi, Kembali ke alam. Tren busana Muslim tahun 2026 mengusung konsep kesederhanaan yang elegan melalui sentuhan warna bumi dan siluet minimalis yang mengutamakan kenyamanan fungsional. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Feb 2026 - 17:45 WIB

Ilustrasi, Pahlawan di balik kesunyian Maghrib. Saat mayoritas warga berkumpul di meja makan, sebagian orang justru harus teguh berdiri di garis depan demi pelayanan dan kemanusiaan. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Sabtu, 21 Feb 2026 - 16:40 WIB