2 Desa di Lumajang Diterjang Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru, Ribuan Warga Terisolasi

Jumat, 7 November 2025 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akses jalan warga di Lumajang terputus akibat banjir lahar dingin Gunung Semeru, Rabu 5 November 2025. (BPBD Lumajang)

Akses jalan warga di Lumajang terputus akibat banjir lahar dingin Gunung Semeru, Rabu 5 November 2025. (BPBD Lumajang)

LUMAJANG, POSNEWS.CO.ID — Wilayah Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang mencekam. Ribuan warga terisolasi akibat hujan berintensitas tinggi pada Rabu (5/11/2025) pukul 14.00 WIB memicu banjir lahar dingin dari Gunung Semeru.

Akibatnya, ribuan warga di Desa Gondoruso dan Desa Bades terjebak banjir yang menggila hingga menutup akses jalan utama. Material vulkanik terbawa derasnya arus membuat dua desa itu lumpuh total.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan aliran lahar mengarah hingga ke kawasan Gunung Sawur, perbukitan di kaki Gunung Semeru.

“Banjir lahar dingin melanda dua desa di Kecamatan Pasirian. Sebanyak 1.211 kepala keluarga sempat terisolasi, sementara pendataan masih terus dilakukan petugas,” kata Abdul, dikutip Jumat (7/11/2025).

Baca Juga :  BNPB Pastikan Seluruh Korban Tertimbun di Ponpes Al Khoziny Ditemukan

Ia menegaskan, material vulkanik yang terbawa banjir memutus jalan penghubung antar-desa. Bahkan, dua dump truk dilaporkan terjebak dan sekitar 30 hektare lahan pertanian warga ikut terdampak.

Sementara itu, BPBD Lumajang langsung berkoordinasi dengan PUSDA Jawa Timur UPT Lumajang, Forkopimca Pasirian, dan perangkat desa setempat untuk mempercepat proses asesmen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim Reaksi Cepat (TRC) diterjunkan ke lokasi membantu warga menyeberang dan memastikan situasi tetap aman.

Baca Juga :  Kekuatan Penciuman: Mengapa Aroma Memicu Emosi Lebih Kuat daripada Gambar?

Sebagai langkah tanggap darurat, Pemerintah Kabupaten Lumajang menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Alam Banjir dan Tanah Longsor melalui Surat Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2/550/KEP/427.12/2025, berlaku 5–11 November 2025.

Kabar baiknya, berdasarkan laporan terakhir Kamis (6/11/2025), kondisi banjir mulai surut dan situasi berangsur normal. Namun, BNPB tetap mengingatkan warga agar tidak lengah.

“Masyarakat di sekitar lereng Gunung Semeru harus tetap waspada terhadap potensi banjir lahar dingin, terutama saat hujan deras turun di hulu sungai. Hindari aktivitas di bantaran sungai dan pantau terus informasi resmi dari BPBD serta PVMBG,” tegas Abdul. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam
BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:17 WIB

Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:29 WIB

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga

INTERNASIONAL

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB