BNN Bongkar Sarang Narkoba di Tanjung Priok, Temukan Sabu, Senjata, dan Uang Miliar Rupiah

Sabtu, 8 November 2025 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam operasi BNN di “Kampung Bahari Jilid II”, sembilan pengedar narkoba ditangkap dan gudang sabu hampir 90 kilogram berhasil disita. (Posnews/Ist)

Dalam operasi BNN di “Kampung Bahari Jilid II”, sembilan pengedar narkoba ditangkap dan gudang sabu hampir 90 kilogram berhasil disita. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Genderang perang terus ditabuh Badan Narkotika Nasional (BNN) terhadap jaringan narkoba. Tidak ada celah bagi bandar, pengedar hingga keakar-akarnya mendapat tempat zona nyaman dalam bertransaksi.

BNN bersama Polri kembali menggerebek kawasan sarang narkoba untuk kedua kali Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025).

Dalam operasi “Kampung Bahari Jilid II”, sembilan pengedar narkoba ditangkap dan gudang sabu hampir 90 kilogram berhasil disita.

Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto menegaskan, operasi ini melibatkan lebih dari 700 personel gabungan dari BNN, Polda Metro Jaya, Brimob, dan Polres Jakarta Utara.

Brigjen Pol Aldrin Hutabarat, Direktur Psikotropika dan Prekusor Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, memimpin operasi sejak pukul 06.30 WIB dan sempat terjadi perlawanan di jalur rel kereta api.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi dilakukan sejak pagi dan berlangsung menegangkan. Ada perlawanan dari para pelaku di area rel kereta api, namun petugas berhasil memukul mundur mereka,” ujar Suyudi, Sabtu (8/11/2025).

Baca Juga :  Misteri Kematian Staf Bawaslu OKU Selatan, Luka di Leher Picu Dugaan Pembunuhan
Ratusan personel BNN dan Polri menggerebek Kampung Bahari, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025). Sabu 89 kilogram, senjata api, dan uang miliaran rupiah berhasil diamankan dari gudang narkoba.
Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto mengecek tes urin pelaku yang diamankan di lokasi. Hasilnya 4 dari 9 pelaku positif narkoba. (Posnews/Ist)

Sembilan Pengedar Dibekuk, Empat Positif Narkoba

Dari operasi terpadu itu, sembilan pelaku berhasil diamankan: SAN, ABD, YUS, HEN, FAR, YOH, SUD, SUK, dan RIZ. Hasil tes urine menunjukkan empat pelaku positif narkoba, yakni YUS, YOH, SUD, dan SUK.

Suyudi menegaskan, pihaknya masih memeriksa seluruh pelaku dan akan menjerat dengan pasal berlapis terkait kepemilikan narkotika.

Seluruh pelaku masih dalam diperiksa. Kami akan jerat dengan pasal berlapis terkait kepemilikan dan peredaran narkotika,” tukas Suyudi.

Gudang Narkoba Diserbu, Sabu Hampir 90 Kilogram Disita

Hasilnya mencengangkan. Petugas menemukan gudang narkoba di dalam rumah kos yang disulap menjadi pusat penyimpanan barang haram. Dari lokasi itu, disita:

  • 89.159,42 gram sabu,
  • 91 gram ganja,
  • 159 butir ekstasi,
  • Uang tunai Rp1,46 miliar,
  • Uang palsu Rp5,5 juta,
  • Perhiasan emas dan kendaraan mewah.

Ratusan personel BNN dan Polri menggerebek Kampung Bahari, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025). Sabu 89 kilogram, senjata api, dan uang miliaran rupiah berhasil diamankan dari gudang narkoba.
Petugas menemukan berbagai senjata ajam, senjata api hingga busur panah lengkap dengan delapan anak panahnya. (Posnews/Ist)

Selain itu, petugas juga menemukan 21 senjata tajam, 7 senjata api, 2 senapan angin taktis, dan 6 airsoft gun. Bahkan, terdapat busur panah lengkap dengan delapan anak panahnya.

Baca Juga :  Ibu Korban Penculikan Anak di Kelapa Gading Blak-Blakan Jelaskan Kronologisnya

Barang-barang itu disembunyikan di dalam kost yang dijadikan markas besar jaringan narkoba,” ungkap Suyudi.

Polisi Temukan Emas Batangan dan Motor Gede

Dari hasil penggeledahan, BNN juga menyita 5 batang emas Antam masing-masing 100 gram, gelang dan kalung emas, serta 3 unit motor gede: Kawasaki ZX10R, Ninja 250, dan Honda Vario.

Selain itu, ada 9 ponsel berbagai merek yang diduga digunakan pelaku untuk transaksi narkoba.

Seluruh barang bukti kini diamankan di Kantor BNN RI sebagai bagian dari proses penyidikan lanjutan.

Operasi ini merupakan bagian dari program pemulihan kawasan rawan narkotika yang digelar BNN dan Polri di wilayah DKI Jakarta.

“BNN dan Polri tidak akan berhenti. Kawasan ini harus bersih, agar masyarakat bisa hidup aman tanpa ketakutan,” tegas Komjen Suyudi.

Dengan penggerebekan besar ini, BNN berharap Kampung Bahari — yang selama ini dikenal sebagaisarang narkoba” — bisa berubah menjadi kawasan aman dan bebas dari kejahatan terorganisir. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam
BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:17 WIB

Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:29 WIB

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Berita Terbaru