Presiden Prabowo Perintahkan Pembatasan Game Online Usai Ledakan SMAN 72 Jakarta

Senin, 10 November 2025 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.(Posnews/Setpres)

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.(Posnews/Setpres)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah bergerak cepat pasca ledakan di SMAN 72 Jakarta untuk membatasi penggunaan game online yang mengandung kekerasan.

Usai tragedi ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kepala Negara langsung memerintahkan pembatasan game online yang mengandung unsur kekerasan. Langkah tegas ini diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

Instruksi Tegas Presiden Prabowo

Prasetyo Hadi mengungkapkan, Presiden Prabowo secara langsung menginstruksikan pembatasan dan pengawasan ketat terhadap game online yang berpotensi memberi pengaruh negatif bagi generasi muda.

Beliau menegaskan agar kita segera mencari solusi membatasi dan menekan pengaruh buruk dari game-game online,” ujar Prasetyo di Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (9/11/2025).

Menurutnya, rapat terbatas yang digelar bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih menyimpulkan bahwa game online berunsur kekerasan diduga kuat menjadi salah satu faktor pemicu aksi ledakan di SMAN 72.

Baca Juga :  Hujan Lebat Picu Plafon SDN 05 Pademangan Timur Roboh Saat Siswa Santap MBG di Kelas

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Game Kekerasan Disorot, PUBG Jadi Contoh

Lebih lanjut, Prasetyo menjelaskan bahwa beberapa game populer seperti PUBG bisa menjadi sarana bagi remaja mempelajari jenis-jenis senjata dan aksi kekerasan secara tidak langsung.

“Game online seperti PUBG menampilkan aksi senjata yang mudah dipelajari. Ini berpotensi menanamkan perilaku kekerasan di alam bawah sadar anak-anak,” tegasnya.

Ia menilai, jika dibiarkan, paparan konten kekerasan dalam game online bisa merusak psikologi pelajar dan menormalisasi perilaku bullying serta perundungan di lingkungan sekolah.

Lebih berbahaya lagi, anak-anak bisa menganggap kekerasan sebagai hal yang biasa,” tandasnya.

Prabowo Minta Hidupkan Kembali Kepedulian Sosial

Selain membatasi game online, Presiden Prabowo juga memerintahkan jajarannya untuk membangkitkan kembali kepedulian sosial di masyarakat.

Baca Juga :  Peringatan Gelombang Tinggi, BMKG Imbau Nelayan dan Masyarakat Pesisir Waspada

Prasetyo menegaskan, Presiden Prabowo mendorong aktivasi karang taruna dan pramuka sebagai wadah positif bagi generasi muda.

Presiden ingin kehidupan bermasyarakat kembali tumbuh. Karang taruna dan pramuka harus aktif lagi sebagai sarana pembinaan karakter,” jelas Prasetyo.

Tak hanya itu, Prasetyo juga mengimbau guru dan tenaga pendidik lebih waspada terhadap perilaku siswaIa meminta agar pengawasan ditingkatkan dan kepekaan sosial ditanamkan sejak dini.

“Guru dan tenaga pendidik harus lebih peka bila ada perilaku mencurigakan. Jangan abai terhadap perubahan sikap siswa,” ujarnya.

Langkah ini diharapkan mampu memutus pengaruh negatif dunia digital dan menumbuhkan kembali semangat kebersamaan di sekolah. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja
Pengendara Motor Dibegal di Bekasi, Pelaku Tendang Korban hingga Tersungkur

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:31 WIB

Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit

Berita Terbaru

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB