Hujan Lebat Picu Plafon SDN 05 Pademangan Timur Roboh Saat Siswa Santap MBG di Kelas

Senin, 12 Januari 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi plafon SDN 05 Pademangan Timur Jakarta Utara ambruk akibat hujan lebat disertai angin kencang. (Posnews/Ist)

Kondisi plafon SDN 05 Pademangan Timur Jakarta Utara ambruk akibat hujan lebat disertai angin kencang. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Jakarta Utara memicu insiden mengejutkan saat siswa sekolah dasar (SD) sedang santap Makan Bergizi Gratis (MBG) di dalam ruang kelas.

Plafon SDN 05 Pademangan Timur, Pademangan, tiba-tiba ambruk pada Senin (12/1/2026) pagi dan membuat aktivitas belajar mengajar mendadak terhenti.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menjelaskan hujan berintensitas sedang hingga lebat menyebabkan rembesan air dari atap sekolah. Air tersebut meresap ke plafon hingga akhirnya roboh.

“Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan rembesan dari atap ke plafon, sehingga plafon SDN 05 Pademangan Timur ambruk,” ujar Isnawa.

Baca Juga :  Upaya Mediasi Prabowo untuk Redakan Konflik AS–Iran Didukung Negara Timur Tengah

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat kejadian, siswa tengah berada di dalam kelas dan sedang sarapan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tiba-tiba, plafon roboh dari bagian depan kelas dan disusul runtuhan di ruang lainnya.

Melihat kondisi berbahaya tersebut, para guru langsung mengevakuasi seluruh siswa ke lapangan sekolah. Evakuasi berjalan cepat sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Akibat kejadian ini, bangunan sekolah di lantai 4 terdampak cukup parah. BPBD mencatat kerusakan meliputi lorong sekolah dan empat ruang kelas yang tertimpa runtuhan plafon.

Baca Juga :  RKUHAP Disahkan Pekan Depan, Habiburokhman Ungkap Poin Krusial dan Kompromi Panjang

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, petugas gabungan dari BPBD, dinas terkait, dan pihak sekolah langsung melakukan penanganan di lokasi. Mereka mengamankan area terdampak serta membersihkan puing-puing plafon yang ambruk.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil akibat plafon roboh diperkirakan mencapai Rp70 juta,” tegas Isnawa.

BPBD DKI Jakarta mengimbau pihak sekolah dan pengelola gedung untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Pemeriksaan kondisi bangunan dinilai penting guna mencegah insiden serupa terulang.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam
BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:29 WIB

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:04 WIB

Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga

INTERNASIONAL

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB