Langit Jakarta Muram, BMKG Prediksi Hujan Petir Landa Jabodetabek Seharian Penuh

Selasa, 11 November 2025 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi awan gelap dan hujan mengguyur wilayah Jabodetabek pada siang hingga malam hari. (Posnews/Ist)

Ilustrasi awan gelap dan hujan mengguyur wilayah Jabodetabek pada siang hingga malam hari. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca langit di wilayah Jabodetabek hari ini muram.

Warga yang beraktivitas di luar rumah tetap waspada karena cuaca cepat berubah dan diselimuti awan tebal sejak dini hari hingga malam, Selasa (11/11/2025).

Sejumlah wilayah juga berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang disertai petir dan angin kencang.

Sejak pagi, awan tebal menyelimuti sebagian besar wilayah Jabodetabek. Hujan ringan diperkirakan turun di Jakarta Utara, Pusat, Barat, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan.

Baca Juga :  Mayat Pria di Siak Dikubur Berterpal, Polisi Ungkap Luka Sadis di Kepala dan Leher

Sementara Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Depok, Bogor, dan Bekasi berpeluang mengalami hujan sedang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada siang hingga sore, hujan ringan merata di seluruh DKI Jakarta. Di luar Jakarta, yakni Tangerang, Tangsel, Depok, Bogor, Bekasi, dan Kepulauan Seribu, berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang.

BMKG mengimbau warga agar waspada terhadap kemungkinan petir dan angin kencang di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Depok, Tangerang, Tangsel, Bogor, dan Bekasi.

Baca Juga :  Pratu Johari Alfarizi Gugur Jatuh dari Tank Marder Jelang HUT TNI di Monas

Data klimatologi mencatat, curah hujan harian Jakarta pada November mencapai 15–20 mm dengan kelembapan di atas 80%.

Tips Waspada Cuaca:

Bawa payung atau jas hujan saat beraktivitas pagi dan sore.

Hindari berteduh di bawah pohon atau menara saat petir.

Bersihkan saluran air agar terhindar dari genangan.

Pantau prakiraan BMKG sebelum bepergian.  (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terbaru

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB