Update Bom di SMAN 72 Jakarta: Diledakkan Pakai Remot – Pelaku ABH Tertutup

Selasa, 11 November 2025 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri. (Posnews/Ist)

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri. (Posnews/Ist)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Kasus bom rakitan yang meledak di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara hingga kini masih menyita perhatian publik. 

Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terbaru ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Ledakan yang terjadi pada Jumat (7/11/2025) siang saat salat Jumat melukai 96 orang. Satbrimob Polda Metro Jaya berhasil menjinakkan tiga bom rakitan aktif di dua lokasi berbeda.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, menjelaskan bahwa polisi juga memeriksa bahan peledak bersama Puslabfor Polri untuk mengetahui jenis dan daya ledaknya.

“Satbrimob mengamankan dan menjinakkan tiga bom di dua TKP.Lebih lanjut, kami memeriksa bahan peledak untuk memastikan daya ledak dan jenisnya,” ujar Irjen Asep, Selasa (11/11/2025).

Dari 96 korban, polisi mencatat 67 luka ringan, 26 luka sedang, dan 3 luka berat. Beberapa korban baru melaporkan keluhan gangguan pendengaran dan luka beberapa hari pasca-ledakan.

Korban saat ini dirawat di RS Islam Cempaka Putih, RS Yarsi, RS Pertamina, Balai Kesehatan Lantamal, Puskesmas Kelapa Gading, dan RS Polri Kelapa Gading.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Hujan Ringan Guyur Jakarta dan Sekitarnya Sabtu Ini

Hingga Selasa (11/11/2025) pukul 12.30 WIB, 68 korban telah pulang, sedangkan 28 korban masih menjalani perawatan.

Pelaku ABH Siswa SMA Bertindak Mandiri

Kapolda Metro Jaya mengungkap pelaku adalah ABH (Anak Berhadapan dengan Hukum), siswa SMA yang bertindak sendiri. Pelaku bersikap tertutup dan menyukai konten kekerasan.

Polisi telah memeriksa 16 saksi, termasuk korban, guru, pelaku, keluarga, serta memeriksa CCTV, ponsel, dan bahan peledak.

“Pelaku tidak terkait jaringan teror, ini murni tindakan kriminal umum,” tegas AKBP Mayndra Eka Wardhana dari Densus 88 Anti Teror Polri.

Dansat Brimob Kombes Henik Maryanto menjelaskan bahwa ledakan pertama terjadi di masjid SMAN 72, sedangkan TKP kedua berada di bank sampah dan taman baca.

Di masjid, polisi menemukan dua kawah ledak, paku, potongan tas, dan komponen bom. Sementara di bank sampah, empat bom ditemukan; dua meledak tidak sempurna, dua masih aktif.

Baca Juga :  Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Sulteng, 2 Petani Kakao

Bom aktif lain ditemukan di taman baca dengan casing kaleng minuman dan remote. Tim Gegana Sat Brimob mengamankan dan menjinakkan semua bom.

Bom Dikendalikan Remote

Henik menambahkan bahwa bom diledakkan menggunakan remote dengan daya 6 volt, dan pelaku tidak berada di dalam masjid saat ledakan.

Analisis polisi menunjukkan bahwa bahan peledak di masjid dan lokasi lain menggunakan low explosive dan potassium chloride.

“Remote ditemukan di taman baca, sehingga pelaku meledakkan dari luar masjid,” ujar Henik.

Kabid Balmetfor Polri Kombes Ari Kurniawan Jati menyebut bahan peledak di rumah pelaku berkekuatan rendah.

“Kami juga memeriksa di rumah ABH, di sana ditemukan bahan peledak dengan kekuatan rendah, sama seperti bahan di TKP masjid dan bank sampah,” kata Ari.

Polisi terus mendalami motif pelaku, memastikan keamanan sekolah, dan menindaklanjuti semua temuan bom di TKP. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kronologi Ledakan Tabung Gas Elpiji di Duren Sawit: Warga Panik Evakuasi Korban
Mahasiswa Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda? Ini Faktanya
Bareskrim Sita 103 Aset PT DSI Rp10,23 M di Sukoharjo, 5.102 Korban Menanti Restitusi
Hati-hati! BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini
Warga Jakarta yang Cari Kerja Bisa Naik Transportasi Umum Gratis, Ini Syaratnya
BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini
Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya
Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Kronologi Ledakan Tabung Gas Elpiji di Duren Sawit: Warga Panik Evakuasi Korban

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Mahasiswa Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda? Ini Faktanya

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Hati-hati! BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Warga Jakarta yang Cari Kerja Bisa Naik Transportasi Umum Gratis, Ini Syaratnya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:59 WIB

BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Berita Terbaru

ASUS meluncurkan kartu grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT edisi spesial Onimusha. Simak spesifikasi RDNA 4, desain Oni Gauntlet. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

ASUS Rilis Kartu Grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT

Sabtu, 31 Okt 2026 - 15:50 WIB

Capcom matikan server Street Fighter V dan hentikan penjualan di PS Store dan Steam akibat masalah keamanan PHP. Simak ulasan perbaikan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Capcom Matikan Server dan Hentikan Penjualan Street Fighter V

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:41 WIB

Raffi Ahmad dan Willie Salim menghadiri Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di Bundaran HI, Jakarta Pusat.

JABODETABEK

Mahasiswa Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda? Ini Faktanya

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:10 WIB