Prabowo Pulihkan Nama Baik 2 Guru Luwu Utara, Tanda Tangani Rehabilitasi di Halim

Kamis, 13 November 2025 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo menandatangani surat rehabilitasi dua guru Luwu Utara. (Posnews/Setpres)

Presiden Prabowo menandatangani surat rehabilitasi dua guru Luwu Utara. (Posnews/Setpres)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Dua guru asal Luwu Utara, Sulawesi Selatan, yakni Drs. Abdul Muis dan Drs. Rasnal, M.Pd akhirnya mendapat rehabilitasi nama baik dari Presiden Prabowo Subianto.

Keputusan ini diambil setelah Prabowo menerima aspirasi masyarakat yang memperjuangkan pemulihan nama baik kedua guru tersebut.

Setibanya dari kunjungan kenegaraan di Australia, Prabowo langsung menandatangani surat rehabilitasi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Kamis (13/11/2025).

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad membenarkan langkah cepat Presiden itu.

“Bapak Presiden menandatangani langsung surat rehabilitasi untuk Pak Rasnal dan Pak Abdul Muis, guru dari Luwu Utara,” ujar Dasco.

Baca Juga :  Geng Motor Sadis di Pademangan, Hujani Bacokan Pemuda 20 Tahun Pakai Celurit

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dasco, perjuangan kedua guru ini bermula saat masyarakat Luwu Utara menyampaikan aspirasi ke DPRD Sulsel dan DPR RI, hingga akhirnya Presiden turun tangan langsung.

Dengan surat rehabilitasi ini, pemerintah memulihkan nama baik, harkat, dan hak-hak keduanya.

Rehabilitasi ini mengembalikan martabat para guru dan membawa berkah bagi dunia pendidikan,” tegas Dasco.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno Hadi menambahkan, keputusan Prabowo lahir dari koordinasi intensif selama sepekan antara pemerintah, DPR, dan masyarakat.

Baca Juga :  Prabowo Siap Bentuk Komite Reformasi Kepolisian untuk Bongkar Struktur Lama

Presiden menggunakan haknya untuk memberikan rehabilitasi kepada dua guru SMA 1 Luwu Utara,” jelas Pratikno.

Pratikno menegaskan, keputusan itu menjadi bukti nyata perhatian negara terhadap guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.

“Guru adalah pahlawan yang wajib dihormati dan dilindungi negara,” ujarnya.

Ia berharap kebijakan ini menjadi contoh keadilan dan inspirasi bagi dunia pendidikan di seluruh Indonesia. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi
Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas
Parkiran Minimarket Jadi Lokasi Transaksi, 18 Kg Ganja Disita Polisi di Duri Kepa
ABK Mengaku Tak Tahu Muatan Narkoba, Pigai: Hukuman Mati Tak Sejalan HAM
Zelenskyy: Ukraina Tidak Kalah dan Tolak Serahkan Donbas
Menko Polkam Atensi Keamanan Papua, Negara Tak Mundur Hadapi Teror Bandara
Ditangkap Saat Sahur, Begal Modus Fitnah Pelecehan Ternyata Sudah 4 Kali Beraksi
Kunjungan Trump ke Beijing: Diplomasi Dagang di Tengah Pukulan Hukum Mahkamah Agung

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:45 WIB

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:40 WIB

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:10 WIB

Parkiran Minimarket Jadi Lokasi Transaksi, 18 Kg Ganja Disita Polisi di Duri Kepa

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:57 WIB

ABK Mengaku Tak Tahu Muatan Narkoba, Pigai: Hukuman Mati Tak Sejalan HAM

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:37 WIB

Zelenskyy: Ukraina Tidak Kalah dan Tolak Serahkan Donbas

Berita Terbaru

Ilustrasi, Kembali ke alam. Tren busana Muslim tahun 2026 mengusung konsep kesederhanaan yang elegan melalui sentuhan warna bumi dan siluet minimalis yang mengutamakan kenyamanan fungsional. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Feb 2026 - 17:45 WIB

Ilustrasi, Pahlawan di balik kesunyian Maghrib. Saat mayoritas warga berkumpul di meja makan, sebagian orang justru harus teguh berdiri di garis depan demi pelayanan dan kemanusiaan. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Sabtu, 21 Feb 2026 - 16:40 WIB

Zelensky sedang memberikan pidato pada konferensi beberapa bulan yang lalu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy: Ukraina Tidak Kalah dan Tolak Serahkan Donbas

Sabtu, 21 Feb 2026 - 15:37 WIB