Pria di Polman Tewas Dibacok Tetangga Gegara Bakar Sampah, Cekcok Lama Meledak Jadi Maut

Sabtu, 15 November 2025 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

POLEWALI MANDAR, POSNEWS.CO.ID  Banyak warga mengalami konflik dengan tetangganya sendiri akibat hal-hal yang sepele. Konflik tetangga yang sudah lama bisa menjadi memanas bahkan menjadi tragedi berdarah.

Ini-lah yang dialami seorang pria berinisial SE (36) tewas mengenaskan usai dibacok tetangganya sendiri, AH (45) di Lingkungan Ujung Baru, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Polman, Sulawesi Barat.

Peristiwa sadis itu terjadi pada Jumat (14/11/2025) pukul 16.00 Wita, tepat di depan rumah pelaku.

Kapolsek Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna memastikan polisi langsung menangkap pelaku tak lama setelah kejadian.

Pelaku sudah kami amankan,” tegas Sandy, Sabtu (15/11/2025).

Baca Juga :  Pengunjung Gagal Selundupkan Sabu Lewat Ayam Kecap di Lapas Narkotika Jakarta

Menurut penyelidikan awal, korban SE mendatangi rumah pelaku lebih dulu. Dari sana, pertengkaran lama kembali pecah. Suasana memanas, keduanya saling adu mulut, lalu pelaku tiba-tiba mengambil parang dan menghujani korban dengan bacokan tanpa ampun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban berusaha kabur, namun ambruk bersimbah darah. Warga yang panik membawa SE ke RS Pratama Wonomulyo, tetapi nyawanya tidak tertolong dalam perjalanan.

Dendam Lama Soal Bakar Sampah

AKP Sandy menjelaskan motif pelaku masih dalam penyelidikan mendalam. Namun, indikasi kuat mengarah pada konflik sepele yang berubah menjadi dendam panjang.

Motifnya masih kita selidiki. Namun keterangan awal menyebutkan sebulan lalu korban dan pelaku cekcok soal bakar sampah. Pelaku menegur korban karena aktivitas bakar sampah dianggap mengganggu. Korban tidak terima. Ada ketersinggungan, cekcok, dan masalahnya terpendam,” ungkap Sandy.

Baca Juga :  Mengapa Kita Memilih Pemimpin yang Kita Sukai?

Pertikaian itu ternyata tidak pernah benar-benar selesai. Bara emosi yang terpendam akhirnya membesar hingga memicu aksi brutal yang merenggut nyawa.

Setelah meringkus pelaku, polisi memasang garis polisi di lokasi pembacokan dan memeriksa sejumlah saksi yang melihat detik-detik kejadian. Polisi juga menyita parang yang digunakan pelaku untuk menghabisi korban.

AH kini menjalani pemeriksaan intensif dan terancam jeratan pasal pembunuhan dengan ancaman hukuman berat. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB