Update Operasi Longsor Cilacap Hari ke-4 Dikebut, 9 Korban Ditemukan – 11 Masih Dicari

Minggu, 16 November 2025 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel SAR menyisir sektor C “lidah longsoran” Banjarnegara dengan alat berat pada hari terakhir operasi pencarian.(Posnews/Ist)

Personel SAR menyisir sektor C “lidah longsoran” Banjarnegara dengan alat berat pada hari terakhir operasi pencarian.(Posnews/Ist)

CILACAP, POSNEWS.CO.ID – Memasuki hari keempat operasi pencarian korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap kembali menemukan 9 korban tertimbun tanah.

Pencarian terus dikebut sejak pagi, tim SAR gabungan menggarap sektor A2 dan A3 secara agresif setelah unit K9 memberi penandaan baru di titik-titik yang diduga menyimpan korban.

Tim memanfaatkan cuaca cerah secara maksimal meski tanah di lereng masih bergerak dan situasinya rawan runtuhan.

Tim Polri membuka pekerjaan dengan briefing bersama BPBD dan Basarnas. Mereka menentukan jalur aman, memetakan zona kerja, dan menyiapkan titik kontrol untuk mencegah korban jiwa di lokasi rawan.

Di sektor A2—lokasi ditemukannya dua jenazah dan dua body part sebelumnyatim menggunakan pola sebaran material longsor untuk memperkirakan titik korban lainnya.

Sementara sektor A3 diperkuat dengan tambahan personel lantaran timbunan tanah di area ini berlapis-lapis dan harus digarap manual.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelayanan Kesehatan Dimaksimalkan

Layanan kesehatan Polri bergerak di dua titik: RSUD Majenang dan pos lapangan dekat lokasi longsor.

Baca Juga :  Kasus YouTuber Resbob, Polisi Selidiki Ucapan Hina Suku Sunda dan Viking

Di RSUD, korban luka menjalani perawatan lanjutan mulai dari cedera ekstremitas, luka sobek, hingga gangguan pernapasan akibat inhalasi debu.

Di pos lapangan, petugas melayani warga yang mengalami kelelahan, syok, hipotermia, hingga serangan panik.

Alur pelayanan dibagi menjadi tiga jalurpemeriksaan cepat, tindakan ringan, dan rujukan langsung—agar warga tidak menunggu lama.

Polri juga menempatkan anggota khusus untuk mendampingi lansia dan anak-anak yang stres menghadapi kondisi pengungsian.

Trauma Healing Diperluas

Layanan trauma healing digencarkan. Sebanyak 15 personel Tim Trauma Healing Ro SDM Polda Jateng bergerak bersama konselor Polresta Cilacap dan relawan psikososial dari tenda ke tenda untuk memetakan kondisi emosional warga.

Anak-anak diberikan aktivitas pendampingan seperti mewarnai, permainan terarah, dan sesi dukungan emosional.

Hingga semalam, 48 warga tercatat menerima layanan, termasuk beberapa keluarga yang menjalani konseling lanjutan.

155 Personel & K9 Kerahkan Penuh

Polri mengerahkan 155 personel, terdiri dari 125 anggota Polresta Cilacap dan 30 Brimob. Empat anjing pelacak dari Polda Jateng, Polresta Banyumas, dan Polres Temanggung terus menandai titik-titik potensial.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Republik Indonesia Utama kepada Hoegeng dan Ben Mboi

Setiap tanda dari K9 langsung ditindaklanjuti dengan pemasangan patok dan penggalian manual demi keselamatan. Polri juga memasang alat pemantau retakan tanah untuk mendeteksi pergerakan material secara real time.

Di jalur masuk, Sabhara dan Lantas mengatur arus kendaraan bantuan sementara tim lain membuka akses dengan memotong semak dan kayu yang menghalangi jalur SAR.

Hingga hari keempat operasi, total 9 korban ditemukan dan telah teridentifikasi oleh Tim DVI. Dari 20 korban hilang, 11 warga masih dalam pencarian.

Upaya pencarian makin terarah berdasarkan pola longsor hari sebelumnya. Tim DVI tetap siaga untuk menangani setiap temuan baru secara cepat.

Kapolresta Cilacap menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa Polri bekerja nonstop bersama BPBD, Basarnas, TNI, dan relawan hingga seluruh korban ditemukan.

“Kami minta warga menjauhi tebing rawan runtuhan dan mematuhi instruksi petugas. Keselamatan adalah prioritas utama,” tegasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks
Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?
Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci
Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi
Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas
Parkiran Minimarket Jadi Lokasi Transaksi, 18 Kg Ganja Disita Polisi di Duri Kepa
ABK Mengaku Tak Tahu Muatan Narkoba, Pigai: Hukuman Mati Tak Sejalan HAM
Zelenskyy: Ukraina Tidak Kalah dan Tolak Serahkan Donbas

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:05 WIB

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:58 WIB

Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:48 WIB

Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:45 WIB

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:40 WIB

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Berita Terbaru

Ilustrasi, Pedang bermata dua diplomasi. Melalui kacamata Liberalisme, sanksi ekonomi bukan lagi instrumen hukuman sederhana, melainkan penguji ketangguhan jaringan interdependensi global yang rumit. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Feb 2026 - 20:05 WIB

Ilustrasi, Kembali ke alam. Tren busana Muslim tahun 2026 mengusung konsep kesederhanaan yang elegan melalui sentuhan warna bumi dan siluet minimalis yang mengutamakan kenyamanan fungsional. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Feb 2026 - 17:45 WIB

Ilustrasi, Pahlawan di balik kesunyian Maghrib. Saat mayoritas warga berkumpul di meja makan, sebagian orang justru harus teguh berdiri di garis depan demi pelayanan dan kemanusiaan. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Sabtu, 21 Feb 2026 - 16:40 WIB