Heboh Nikita Mirzani Live Saat Ditahan, Pengawasan Lapas Pondok Bambu Dipertanyakan

Minggu, 16 November 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menjelaskan kesiapan 968 lokasi pidana kerja sosial sebagai implementasi KUHP Baru di Jakarta. (Posnews/Ist)

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menjelaskan kesiapan 968 lokasi pidana kerja sosial sebagai implementasi KUHP Baru di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Begini-lah kalau jadi publik figur pengawasan di lapas dibuat sedikit longgar. Jika ini terjadi terus, semua tahanan akan meminta hak yang sama seperti yang dilakukan artis tersebut.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, akhirnya buka suara soal hebohnya Nikita Mirzani yang kembali tampil live di media sosial meski sedang ditahan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Aksi live tersebut memicu tanda tanya publik soal pengawasan di dalam rumah tahanan.

Saat ditemui di GBK Senayan, Minggu (16/11/2025), Agus menegaskan bahwa Nikita menggunakan fasilitas umum, bukan ponsel pribadi.

“Dia menggunakan fasilitas umum di sana,” ujar Agus.

Menurutnya, fasilitas tersebut wajib disediakan karena aturan lapas secara tegas melarang warga binaan membawa barang elektronik, termasuk handphone.

Baca Juga :  Penggerebekan Narkoba Bengkalis: 13 Kg Sabu dan Ratusan Etomidate Disita, 2 Pengedar Dibekuk

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita melarang mereka menggunakan HP di dalam lapas. Oleh karena itu kita berkewajiban menyediakan fasilitas umum. Pemakaiannya pun bergantian,” tegas Agus.

Divonis Empat Tahun, Namun Masih Bisa Live

Nikita Mirzani resmi ditahan setelah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis empat tahun penjara dalam kasus dugaan pemerasan. Namun, kemunculannya dalam siaran langsung justru memantik kritik publik.

Video tersebut pertama kali muncul di akun TikTok @changlili72, saat Nikita melakukan panggilan video dengan dr. Oky Pratama.

Lebih hebohnya lagi, Nikita sempat mempromosikan produk body lotion di tengah percakapan live itu, memancing pertanyaan: Bagaimana warga binaan bisa tetap berpromosi dari balik jeruji?

Merespons sorotan publik, Agus langsung menegur Kepala Lapas Pondok Bambu dan memerintahkan peningkatan pengawasan.

Baca Juga :  Viral Napi Ngopi di Kafe, Supriadi Langsung Dikirim ke Nusakambangan

“Teguran saya sampaikan kepada Kalapas. Walaupun menggunakan fasilitas umum, tetap diawasi,” ujarnya.

Kritik menguat karena publik menilai pengawasan lapas kembali longgar, terlebih kasus fasilitas istimewa di balik jeruji bukan pertama kali terjadi.

Live promosi produk dari tahanan jelas menabrak etika dan menodai aturan ketat lapas, sehingga wajar bila pengawasan dipertanyakan.

Peristiwa Ini Jadi Alarm Pengawasan Lapas

Kasus ini menyoroti bahwa:

  • Fasilitas umum tetap rawan disalahgunakan
  • Pengawasan lapas perlu diperketat
  • Warga binaan berpotensi memanfaatkan celah untuk konten dan promosi

Publik menunggu langkah lebih tegas dari Kemen Imipas agar insiden serupa tidak kembali viral dan menurunkan wibawa sistem pemasyarakatan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas
Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor
PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:07 WIB

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:52 WIB

Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB