ABH Pelaku Ledakan SMAN 72 Masih Lemas, Polisi Tunggu Pulih Sebelum Diperiksa

Selasa, 18 November 2025 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. (Posnews/Ist)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pelaku bom rakitan yang meledak di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara masih dalam pengawasan pihak kedokteran, sebelum dipastikan sehat kembali.  

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengungkap kondisi terkini anak berhadapan hukum (ABH) pelaku ledakan SMAN 72 Kelapa Gading.

Pelaku masih lemas dan pusing setelah alat selang makanan dilepas, sehingga penyidik belum bisa memintai keterangan.

“Kami masih koordinasi dengan dokter karena kondisinya belum stabil,” ujar Budi, Selasa (18/11/2025).

Baca Juga :  Sindikat Curanmor Jakarta Timur Beraksi 38 Kali, Polisi Amankan 5 Tersangka dan Senpi

Polisi juga akan melibatkan KPAI, Bapas, APSIFOR, dan P3A sebelum pemeriksaan. “Harus koordinasi dengan lembaga terkait agar proses berjalan aman,” tambahnya.

Pelaku sebelumnya sempat menjalani operasi dekompresi kepala dan dirawat di ICU. Kini, ABH telah dipindahkan ke ruang rawat inap.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyidik menegaskan akan memeriksa pelaku segera setelah pulih, termasuk menelusuri asal bahan peledak yang dipakai.

Baca Juga :  Matinya Museum, Kebangkitan Seni Imersif dan Instagrammable

Sebelumnya, pelaku ledakan sempat mengalami kondisi dekompresi kepala dan menjalani operasi serta perawatan di ICU. Kini, ABH telah dipindahkan ke ruang rawat inap untuk melanjutkan pemulihan.

“ABH sudah dipindahkan ke kamar rawat inap yang sebelumnya di ICU,” kata Budi, Minggu (16/11).

Penyidik akan segera memeriksa ABH setelah kondisinya pulih sepenuhnya untuk mengungkap motif dan asal bahan peledak yang digunakan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks
Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?
Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci
Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi
Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas
Parkiran Minimarket Jadi Lokasi Transaksi, 18 Kg Ganja Disita Polisi di Duri Kepa
ABK Mengaku Tak Tahu Muatan Narkoba, Pigai: Hukuman Mati Tak Sejalan HAM
Zelenskyy: Ukraina Tidak Kalah dan Tolak Serahkan Donbas

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:05 WIB

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:58 WIB

Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:48 WIB

Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:45 WIB

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:40 WIB

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Berita Terbaru

Ilustrasi, Pedang bermata dua diplomasi. Melalui kacamata Liberalisme, sanksi ekonomi bukan lagi instrumen hukuman sederhana, melainkan penguji ketangguhan jaringan interdependensi global yang rumit. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Feb 2026 - 20:05 WIB

Ilustrasi, Kembali ke alam. Tren busana Muslim tahun 2026 mengusung konsep kesederhanaan yang elegan melalui sentuhan warna bumi dan siluet minimalis yang mengutamakan kenyamanan fungsional. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Feb 2026 - 17:45 WIB

Ilustrasi, Pahlawan di balik kesunyian Maghrib. Saat mayoritas warga berkumpul di meja makan, sebagian orang justru harus teguh berdiri di garis depan demi pelayanan dan kemanusiaan. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Sabtu, 21 Feb 2026 - 16:40 WIB