Pemerasan Bermodus MiChat di Jaksel, Pria Dikeroyok Setelah Bayar Open BO

Jumat, 21 November 2025 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, diamuk massa. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, diamuk massa. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Hati-hati bermain aplikasi pertemanan atau kencan di media sosial. Banyak yang sudah jadi korban penipuan hingga pemerasan. Seperti yang terjadi di Jagakarsa, Jakarta Selatan ini korban diperas dengan modus open BO.

Seorang pria berinisial P (42) menjadi korban setelah dikeroyok tujuh orang pelaku usai berhubungan badan dengan perempuan yang ia kenal melalui aplikasi MiChat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengungkapkan insiden itu terjadi pada Sabtu (15/11) sekitar pukul 23.00 WIB di sebuah indekos wilayah Kampung Kandang.

Baca Juga :  Kebakaran di Jagakarsa, Satu Warga Tewas Terpanggang Usai Ledakan Diduga dari Kipas Angin

“Setelah berhubungan badan sekali dengan membayar Rp 300 ribu, VO mengaku kondomnya tertinggal di bagian tubuhnya,” ujar Nurma, Jumat (21/11/2025).

VO kemudian mengeluarkan alat kontrasepsi itu dibantu seorang temannya. Tak berhenti di situ, VO tiba-tiba meminta uang ratusan ribu rupiah kepada korban dengan dalih alat vitalnya terluka dan berdarah.

Uang Kurang, Korban Langsung Dikeroyok

Namun korban P tidak membawa uang tambahan.

“VO meminta ganti rugi Rp 250 ribu. Karena uang korban hanya tersisa Rp 50 ribu, para pelaku langsung melakukan pengeroyokan dan menyita HP, KTP, STNK, serta ATM korban,” jelas Nurma.

Baca Juga :  Trump Tunda Serangan ke Iran Saat Teheran Perketat Cengkeraman di Hormuz

Korban dipukul oleh tujuh orang pelaku, terdiri dari empat perempuan dan tiga laki-laki: VO, AZ, M, DN, AP, GP, MP

Meski menjadi korban pengeroyokan dan pemerasan, P memilih tidak melanjutkan proses hukum. Pelaku mengembalikan seluruh barangnya, dan penyelesaian dilakukan secara kekeluargaan.

“Korban sudah membuat surat pernyataan bermeterai bahwa tidak melanjutkan perkara, karena barang-barang miliknya termasuk HP dan ATM sudah dikembalikan,” ujar Nurma.

Para pelaku dipulangkan pada Minggu (16/11) pukul 12.00 WIB setelah dijemput pihak keluarga. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Monas Jadi Pusat Perayaan HUT ke-499 Jakarta, Defile OPD Meriahkan Acara
Istri PM Pedro Sánchez Harus Jalani Sidang
Kecelakaan Maut di Dairi, Truk Rem Blong Tabrak 4 Kendaraan, 2 Anak Tewas
Tahap II Dimulai, Roy Suryo dan dr Tifa Dibawa ke Kejari Jaksel Hari Ini
Presiden Rodrigo Paz Perintahkan Pembongkaran Blokade Jalan
Gelombang Panas Ekstrem Eropa: Perancis Batasi Alkohol
Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak Rusia di Siberia Barat
Travel Umrah Bermasalah Masih Marak, Kemenhaj Terima 72 Laporan Jemaah

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 11:09 WIB

Monas Jadi Pusat Perayaan HUT ke-499 Jakarta, Defile OPD Meriahkan Acara

Senin, 22 Juni 2026 - 10:16 WIB

Istri PM Pedro Sánchez Harus Jalani Sidang

Senin, 22 Juni 2026 - 09:18 WIB

Kecelakaan Maut di Dairi, Truk Rem Blong Tabrak 4 Kendaraan, 2 Anak Tewas

Senin, 22 Juni 2026 - 09:02 WIB

Tahap II Dimulai, Roy Suryo dan dr Tifa Dibawa ke Kejari Jaksel Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 - 08:12 WIB

Presiden Rodrigo Paz Perintahkan Pembongkaran Blokade Jalan

Berita Terbaru

Badai politik di Madrid. Hakim Spanyol memerintahkan Begona Gomez, istri PM Pedro Sanchez, menghadapi sidang korupsi dan melarangnya pergi ke luar negeri. Dok: REUTERS/Ana Beltran/File Photo

INTERNASIONAL

Istri PM Pedro Sánchez Harus Jalani Sidang

Senin, 22 Jun 2026 - 10:16 WIB

Ketegangan politik di Bolivia. Presiden Rodrigo Paz menetapkan status darurat nasional guna membongkar blokade jalan pendukung mantan Presiden Evo Morales. Dok: REUTERS/Claudia Morales

INTERNASIONAL

Presiden Rodrigo Paz Perintahkan Pembongkaran Blokade Jalan

Senin, 22 Jun 2026 - 08:12 WIB