Pembobolan Mobil di Cempaka Putih: Tas Isi Dolar Raib, Kerugian Capai Rp 150 Juta

Jumat, 21 November 2025 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Pembobol mobil dengan memecah kaca. (Posnews/Net)

Ilustrasi, Pembobol mobil dengan memecah kaca. (Posnews/Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi pencurian barang berharga di dalam mobil kembali marak di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Mereka beraksi dengan cara memecah kaca mobil.

Pada Kamis (20/11/2025) pukul 00.05 WIB, seorang pria, MS (27) menjadi korban pembobolan mobil yang terparkir di Jl. Cempaka Putih Tengah XXX No.75, RT 008 RW 007, Kelurahan Cempaka Putih Timur.

Peristiwa bermula ketika korban memarkirkan mobilnya untuk berkunjung ke Café Makkanya. Setelah selesai, korban kembali ke kendaraannya dan langsung terkejut. Kaca depan kanan mobil sudah pecah, sementara tas hitam di dalam mobil raib.

Baca Juga :  Kapolri Pimpin Apel Ojol Kamtibmas di Monas, Ojol Diajak Bantu Polisi Jaga Jakarta Aman

Di dalam tas itu terdapat uang dalam jumlah fantastis:

  • USD 4.000
  • SGD 8.000
  • Jika dikurskan, total kerugian mencapai Rp 150 juta.

Korban sempat meminta bantuan saksi di lokasi, Satria Arya Buana (28), sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cempaka Putih.

Sektor Cempaka Putih langsung menangani perkara ini. Identitas pelaku masih dalam proses penyelidikan. Polisi juga menelusuri rekaman CCTV di sekitar TKP dan memeriksa jejak yang ditinggalkan pelaku.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pria di Bekasi, Curi Motor Honda PCX Mantan Mertua

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan Pelaku Profesional

Melihat cara pelaku memecahkan kaca dan mengambil barang berharga dalam waktu singkat, polisi menduga aksi dilakukan pencuri yang sudah berpengalaman.

Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan bukti untuk mengungkap pelaku dan jaringan yang terlibat. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global
Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:00 WIB

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Berita Terbaru

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB

Ilustrasi, Modernisasi vs Tradisi. Kyoto mengkaji rencana pelonggaran batas tinggi bangunan dari 31 meter menjadi 60 meter guna menarik investasi, memicu perdebatan mengenai identitas visual ibu kota kuno Jepang tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:00 WIB