Viral, Pria Bogor Ngamuk Marahi Menu MBG – Ludahi Makanan hingga Minta Maaf

Minggu, 23 November 2025 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Pamijahan memperlihatkan menu Makan Bergizi Gratis yang diprotes hingga viral di media sosial. (Posnews/Ist)

Warga Pamijahan memperlihatkan menu Makan Bergizi Gratis yang diprotes hingga viral di media sosial. (Posnews/Ist)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID Kelakuan pria asal Desa Gunung Menyan, Pamijahan, Bogor ini mendapat perhatian luas dari masyarakat termasuk pemerintah pusat terkait Menu Makan Bergizi gratis (MBG). 

Dengan emosi pria bernama Ape ini meludahi makanan Program MBG. Hal ini dilakukannya lantaran memprotes menu yang menurutnya tidak layak dibagikan kepada anak-anak. Spontan rekaman video tersebut viral hingga heboh.

Insiden itu terekam jelas dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial sejak Jumat malam (21/11/2025). Dalam video, Ape tampak marah besar sambil menggenggam kotak menu MBG yang berisi nasi, potongan ikan, anggur, kacang, dan tumis tauge.

“Anak saya dibagi makanan kaya begini! Warga saya juga!” teriaknya sambil menunjukkan menu tersebut.

Teu layak ieu! Teu layak!” lanjutnya dengan nada tinggi.

Menu Dianggap Tak Layak, Video Meledak di Sosmed

Ape mengaku marah karena anaknya mendapat menu MBG yang dinilainya kurang nilai gizi dan tidak sesuai standar program pemerintah.

Baca Juga :  Kecelakaan Kereta Bandara di Poris Tangerang, Truk Terseret dan Rangkaian Anjlok

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Video itu langsung viral, memicu komentar publik soal kualitas penyajian MBG di beberapa daerah, terutama terkait kelayakan menu harian.

Kapolsek Cibungbulang Kompol Heri Hermawan memastikan peristiwa itu benar terjadi.

Sudah diselesaikan. Pelaku sudah membuat permohonan maaf,” kata Heri, Sabtu (22/11/2025).

Peristiwa itu sebenarnya terjadi empat hari lalu, namun baru viral setelah videonya disebar ulang. Pemerintah Desa Gunung Menyan kemudian memediasi Ape bersama pengelola SPPG (Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi).

Ape Akui Spontanitas: Ada Salah Paham

Dalam video klarifikasi yang diterima Posnews, Ape mengakui aksinya muncul karena spontanitas dan adanya selisih paham dengan pengelola gizi.

“Saya sudah bertemu dengan dapur pengelola SPPG. Masalah ini hanya sebatas salah paham dan spontanitas,” ujarnya.

Ape juga meminta SPPG meningkatkan kualitas menu MBG agar lebih layak untuk anak-anak.

Baca Juga :  112 Siswa MAN 1 Banyuwangi Diduga Keracunan MBG, Dinkes Turun Tangan

“Saya bukan menjelekkan. Saya hanya meminta menu yang lebih bagus demi keselamatan semuanya. Sebagai aparat desa, saya mendorong pengelola segera memperbaiki.”

Semua Pihak Sudah Berdamai, Sepakat Evaluasi MBG

Setelah pertemuan, baik Ape maupun pihak SPPG mengaku sudah saling memahami. Mereka sepakat memperbaiki komunikasi dan meningkatkan koordinasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Dengan pertemuan ini, semuanya sudah jelas. Hanya karena keegoisan dan tidak pernah ngobrol jadi salah paham. Sekarang kami sepakat sinergi ke depan,” tuturnya.

Tokoh masyarakat di samping Ape berharap video viral itu menjadi pelajaran bersama.

Mudah-mudahan bisa menjadi evaluasi untuk semua pihak. Ke depan harus lebih baik lagi,” ujarnya.

Program MBG di Pamijahan tetap berjalan normal sambil menunggu hasil evaluasi teknis dari pengelola. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB