Ratusan Siswa Sleman Keracunan Usai Makan Bergizi Gratis, 1 Dirujuk ke RS UGM

Jumat, 24 Oktober 2025 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Menu Makan Bertrgizi Gratis (MBG). Dok: Istimewa

Ilustrasi, Menu Makan Bertrgizi Gratis (MBG). Dok: Istimewa

SLEMAN, POSNEWS.CO.ID – Lagi, ratusan pelajar di tiga sekolah diduga mengalami keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kapanewon Mlati, Sleman. 

Puluhan siswa terpaksa dirawat di Puskesmas, sementara satu orang harus dirujuk ke RS Akademik UGM. Peristiwa ini sontak bikin geger warga dan pihak sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut data sementara, tiga sekolah yang terdampak ialah MAN 3 Sleman, SMPN 2 Mlati, dan SD Jombor Lor. Plt Panewu Mlati Arifin menjelaskan, total siswa di MAN 3 Sleman mencapai 214 orang, dan sebagian besar mengalami gejala keracunan.

“Dari hasil pendataan, ada 20 siswa MAN 3 Sleman, 13 siswa SDN Jombor Lor, dan 55 siswa SMPN 2 Mlati yang sempat dibawa ke Puskesmas. Satu siswa harus dirujuk ke RSA UGM,” ungkap Arifin kepada wartawan, Jumat (24/10/2025).

Baca Juga :  MBG di SMAN 1 Cigemblong Kacau, Siswa Dapat Telur dan Jagung Mentah

Ia menduga sumber keracunan berasal dari menu MBG yang dibagikan Kamis (23/10). Ketiga sekolah tersebut diketahui menerima pasokan dari dapur SPPG di Sinduadi. Namun, pihaknya belum dapat memastikan apakah keracunan disebabkan oleh menu hari itu atau sebelumnya.

“Untuk SD belum jelas, apakah karena menu pagi ini atau yang kemarin. Sementara SMP dan MAN menerima menu dari dapur yang sama, kemungkinan dari hari sebelumnya,” jelasnya.

Sebagian besar siswa mengalami gejala pusing, mual, dan diare. Petugas medis langsung memberikan penanganan cepat di Puskesmas setempat.

“Semua siswa diperiksa di Puskesmas. Kebanyakan hanya dirawat jalan dan diberi obat, hanya satu yang sempat diinfus. Rata-rata siswa SD mengeluh diare, sementara yang lain pusing,” ujar Arifin.

Baca Juga :  Beras Medium dan Sayur Tak Segar, Ombudsman Kritik Realisasi Program MBG

BPOM dan Polisi Ambil Sampel Makanan MBG

Hingga kini, Dinas Kesehatan Sleman bersama BPOM dan kepolisian telah turun tangan untuk mengambil sampel makanan MBG dari dapur penyedia guna memastikan penyebab pasti keracunan massal tersebut.

“Pemerintah sedang melakukan uji laboratorium terhadap makanan yang disajikan. Kami juga meminta dapur MBG sementara dihentikan operasinya sampai hasil uji keluar,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi sorotan publik karena program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program unggulan pemerintah yang baru berjalan beberapa bulan di Sleman. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America
Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:17 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB

Sinergi Tokyo-Washington di G7. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menggelar pertemuan bilateral singkat bersama Presiden AS Donald Trump untuk membahas isu Timur Tengah dan tarif dagang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:17 WIB