BNPB Perpanjang Pencarian Korban Longsor Pandanarum, Total Korban 12 Jiwa

Minggu, 23 November 2025 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan BNPB dan Basarnas melakukan pencarian korban longsor di Desa Pandanarum, Banjarnegara.(Posnews/BNPB)

Tim gabungan BNPB dan Basarnas melakukan pencarian korban longsor di Desa Pandanarum, Banjarnegara.(Posnews/BNPB)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pencarian korban longsor Banjarnegara tanpa henti terus dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Usaha keras tersebut membuahkan hasil.

Dua jenazah tambahan ditemukan tim gabungan di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Sabtu (22/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan temuan terbaru ini, jumlah korban meninggal naik menjadi 12 orang, termasuk dua bagian tubuh yang sudah ditemukan sebelumnya.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, memastikan hingga kini enam warga masih hilang.

Baca Juga :  Update Merapi: Status Tetap Siaga, BPPTKG Amati Guguran Lava Sejauh 1,7 Km

β€œEnam orang lainnya masih dinyatakan hilang,” tegas Muhari, Minggu (23/11/2025).

Pencarian Diperpanjang, Tim Diterjunkan ke Tiga Sektor

Sebagai langkah cepat, BNPB dan Basarnas memperpanjang masa pencarian selama tiga hari, mengingat kondisi lapangan masih penuh material longsor dan cuaca sering berubah.

β€œDengan perpanjangan ini, tim gabungan diterjunkan serentak di tiga sektor, tidak lagi bergantian seperti sebelumnya,” jelasnya.

Langkah ini diambil agar proses pencarian lebih agresif dan efektif, mengingat medan longsor semakin labil.

Baca Juga :  Bencana Maut Sumatera–Aceh, 316 Tewas, 289 Hilang, BNPB: Masih Banyak Wilayah Terisolir

Sebagai upaya tambahan, BNPB menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) dengan menaburkan bahan semai Kalsium Oksida (CaO).

Tujuannya, menghambat pembentukan awan hujan yang dapat memicu longsor susulan dan mengganggu proses evakuasi.

β€œSinergi operasi udara dan darat ini diharapkan mempercepat penanganan darurat longsor Banjarnegara, mulai dari pencarian korban, pemenuhan kebutuhan dasar warga, hingga pemulihan,” pungkas Muhari. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

49,85 Ton Kacang Tanah Asal India Disita Polda Metro, Siap Diedarkan
Polisi Ciduk Dua Pemuda di Jaktim, Pisau hingga 5 HP Disita
Sopir Aris Sanda Disandera, Dipaksa Dukung Papua Merdeka lalu Ditembak
Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan
Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim
Usai Santap Hidangan Tahlilan, Puluhan Warga Muntah dan Diare, 1 Tewas
Sadis, Fotografer di Lampung Timur Tewas Ditusuk, Mobil dan Emas Raib
Ditemukan Lemah di Hutan, Demerina Masih Syok Disandera KKB Mimika

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:47 WIB

49,85 Ton Kacang Tanah Asal India Disita Polda Metro, Siap Diedarkan

Rabu, 16 September 2026 - 09:31 WIB

Polisi Ciduk Dua Pemuda di Jaktim, Pisau hingga 5 HP Disita

Rabu, 16 September 2026 - 08:29 WIB

Sopir Aris Sanda Disandera, Dipaksa Dukung Papua Merdeka lalu Ditembak

Rabu, 16 September 2026 - 07:26 WIB

Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan

Selasa, 15 September 2026 - 16:31 WIB

Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim

Berita Terbaru

Petinggi Chubu Electric mengundurkan diri akibat skandal manipulasi data gempa reaktor nuklir Hamaoka. Simak rincian kasus dan dampaknya di sini. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Petinggi Chubu Electric Mundur Usai Skandal Pemalsuan Data

Rabu, 16 Sep 2026 - 13:32 WIB