JAKARTA, POSNEWS.CO.ID β Pencarian korban longsor Banjarnegara tanpa henti terus dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Usaha keras tersebut membuahkan hasil.
Dua jenazah tambahan ditemukan tim gabungan di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Sabtu (22/11/2025).
Dengan temuan terbaru ini, jumlah korban meninggal naik menjadi 12 orang, termasuk dua bagian tubuh yang sudah ditemukan sebelumnya.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, memastikan hingga kini enam warga masih hilang.
βEnam orang lainnya masih dinyatakan hilang,β tegas Muhari, Minggu (23/11/2025).
Pencarian Diperpanjang, Tim Diterjunkan ke Tiga Sektor
Sebagai langkah cepat, BNPB dan Basarnas memperpanjang masa pencarian selama tiga hari, mengingat kondisi lapangan masih penuh material longsor dan cuaca sering berubah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
βDengan perpanjangan ini, tim gabungan diterjunkan serentak di tiga sektor, tidak lagi bergantian seperti sebelumnya,β jelasnya.
Langkah ini diambil agar proses pencarian lebih agresif dan efektif, mengingat medan longsor semakin labil.
Sebagai upaya tambahan, BNPB menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) dengan menaburkan bahan semai Kalsium Oksida (CaO).
Tujuannya, menghambat pembentukan awan hujan yang dapat memicu longsor susulan dan mengganggu proses evakuasi.
βSinergi operasi udara dan darat ini diharapkan mempercepat penanganan darurat longsor Banjarnegara, mulai dari pencarian korban, pemenuhan kebutuhan dasar warga, hingga pemulihan,β pungkas Muhari. (red)


















