Gus Yasin Dorong Industri Ramah Anak di Jateng: CSR Harus Sentuh Pendidikan dan Pelatihan

Minggu, 23 November 2025 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Jateng Taj Yasin minta industri di Batang lebih peduli anak. Dorong CSR untuk pelatihan dan dukung program Kecamatan Berdaya demi perlindungan anak maksimal. Dok: Radar Solo.

Wagub Jateng Taj Yasin minta industri di Batang lebih peduli anak. Dorong CSR untuk pelatihan dan dukung program Kecamatan Berdaya demi perlindungan anak maksimal. Dok: Radar Solo.

BATANG, POSNEWS.CO.ID – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen, menyoroti peran vital sektor industri dalam perlindungan anak. Ia mendorong kawasan industri di wilayahnya untuk bertransformasi menjadi lingkungan yang ramah anak.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menghadiri puncak peringatan World Children’s Day (WCD) 2025 tingkat provinsi. Acara bertajuk Festival Anak Kecamatan Berdaya ini berlangsung meriah di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Sabtu (22/11/2025).

Dorongan Wagub ini sejalan dengan aspirasi suara anak. Sebelumnya, perwakilan Kids Take Over (KTO) Jawa Tengah menyampaikan rekomendasi penting dalam forum tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka menuntut penguatan sistem perlindungan keamanan di kawasan industri. Selain itu, mereka mendesak penciptaan budaya kerja yang adil serta lingkungan yang mendukung keluarga pekerja.

CSR untuk Edukasi Berkelanjutan

Taj Yasin menyambut positif masukan tersebut. Ia berkomitmen penuh mendukung rekomendasi KTO demi mewujudkan iklim industri yang aman bagi tumbuh kembang anak.

Baca Juga :  Pria Tewas Tertutup Kardus di Jalan Hankam Bekasi, Polisi Pastikan Korban Dibunuh

Menurutnya, salah satu langkah konkret adalah optimalisasi dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Dana ini harus menyasar kegiatan edukasi dan pelatihan berkelanjutan bagi anak-anak di sekitar lingkungan perusahaan.

“Kesempatan ini mempertegas komitmen industri dalam mewujudkan pemenuhan dan perlindungan anak melalui industri ramah anak,” tegas sosok yang akrab disapa Gus Yasin ini.

Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri. Penguatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbasis industri menjadi prioritas utama. Tujuannya, lulusan sekolah vokasi dapat langsung terserap sesuai kebutuhan lapangan kerja masa depan.

Kecamatan Berdaya dan RPPA

Di sisi lain, upaya perlindungan anak juga merambah hingga level akar rumput. Pemprov Jateng melakukan penguatan kelembagaan forum anak hingga tingkat kecamatan melalui program “Kecamatan Berdaya”.

Baca Juga :  Aliansi De Facto China-Rusia-Korea Utara: Ancaman Baru Keamanan Asia Timur Laut

Program ini mendapat dukungan infrastruktur vital berupa Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA). Fasilitas ini berfungsi sebagai garda terdepan layanan pengaduan, pemulihan korban kekerasan, hingga edukasi pencegahan.

Maka, pemenuhan hak anak tidak hanya berhenti di atas kertas regulasi. Wilayah kecamatan kini menjadi simpul strategis untuk menyediakan solusi cepat atas masalah anak di lapangan.

Apresiasi Pemikiran Kritis Anak

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yasin memberikan apresiasi tinggi kepada para peserta. Ia mengaku terkejut sekaligus bangga dengan kedalaman pemikiran anak-anak Jawa Tengah dalam merespons isu sosial.

Sebagai informasi, Festival Anak Kecamatan Berdaya berlangsung selama tiga hari sejak 21 November 2025. Hebatnya, acara ini menempatkan anak-anak sebagai penggerak utama, perancang kegiatan, sekaligus pemberi rekomendasi kebijakan bagi pemerintah daerah.

Pada akhirnya, kolaborasi antara pemerintah, industri, dan forum anak ini diharapkan mampu menciptakan Jawa Tengah yang lebih inklusif dan aman bagi generasi penerus.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aris Sanda Ditemukan Tewas, Mobilnya Terbakar di Jalur Wamena-Mbua
Sopir Aris Sanda Disandera, Dipaksa Dukung Papua Merdeka lalu Ditembak
Usai Santap Hidangan Tahlilan, Puluhan Warga Muntah dan Diare, 1 Tewas
Sadis, Fotografer di Lampung Timur Tewas Ditusuk, Mobil dan Emas Raib
Ditemukan Lemah di Hutan, Demerina Masih Syok Disandera KKB Mimika
20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas
Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik
Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:57 WIB

Aris Sanda Ditemukan Tewas, Mobilnya Terbakar di Jalur Wamena-Mbua

Rabu, 16 September 2026 - 08:29 WIB

Sopir Aris Sanda Disandera, Dipaksa Dukung Papua Merdeka lalu Ditembak

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

Usai Santap Hidangan Tahlilan, Puluhan Warga Muntah dan Diare, 1 Tewas

Selasa, 15 September 2026 - 12:47 WIB

Sadis, Fotografer di Lampung Timur Tewas Ditusuk, Mobil dan Emas Raib

Selasa, 15 September 2026 - 12:37 WIB

Ditemukan Lemah di Hutan, Demerina Masih Syok Disandera KKB Mimika

Berita Terbaru

Laporan CBO menunjukkan biaya perang AS melawan Iran tembus $38 miliar Dolar AS dan mendongkrak inflasi hingga 2027. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Biaya Perang AS Lawan Iran Tembus 38 Miliar Dolar AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 17:39 WIB

Donald Trump mengecam keputusan Mahkamah Agung AS yang memblokir aturan pembatasan surat suara via pos jelang pemilu paruh waktu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Kecam Mahkamah Agung AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:35 WIB

 Serangan udara Israel di Kfar Rumman, Lebanon Selatan menewaskan 13 orang termasuk 6 anak-anak. Simak rincian eskalasi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 13 Orang

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:29 WIB

Korban hilang banjir bandang Himalaya capai 3.044 orang dengan 750 tewas, sementara bantuan internasional terus mengalir ke Nepal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ribuan Korban Hilang Banjir Bandang Perbatasan Nepal-Tiongkok

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:44 WIB