Kasus Pasangan Gay Kendari, Remaja dan Pria Dewasa Ditangkap Usai Digerebek Orang Tua

Minggu, 23 November 2025 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Pasangan Gay. (Posnews/Shutterstock)

Ilustrasi, Pasangan Gay. (Posnews/Shutterstock)

KENDARI, POSNEWS.CO.ID – Pergaulan bebas belakangan marak terjadi, orangtua wajib mawas diri. Pengawasan terhadap anaknya yang sudah beranjak dewasa wajib dilakukan agar tidak terjerumus ketempat yang menyesatkan. 

Di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), seorang remaja berinisial NI (17) digerebek oleh orang tuanya bersama seorang pria berinisial AD (20) saat mereka berhubungan seks sesama jenis di sebuah rumah di Kecamatan Baruga.

Spontan kasus ini menghebohkan warga setempat. Atas peristiwa tersebut, kedua pria itu kini diamankan di kantor polisi untuk dilakukan pemeriksaan.

Kasatreskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, secara tegas menyatakanPasangan gay dua laki-laki langsung kami amankan.”

Baca Juga :  KPK Lanjutkan Kasus CSR BI-OJK, Ahmad Najib Dipanggil Sebagai Saksi

Menurut keterangan polisi, penggerebekan berlangsung pada Sabtu (22/11/2025) sekitar pukul 16.00 Wita. Orang tua NI awalnya mendapat informasi bahwa putranya bersama AD berada di salah satu kamar perumahan di Baruga.

Ayah NI kemudian datang ke lokasi dan mendobrak pintu kamar yang terkunci dari dalam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setibanya di dalam, dia menemukan NI dan AD dalam kondisi tidak mengenakan pakaian,” kata Welliwanto.

Setelah penggerebekan, kedua terduga langsung dibawa ke Polsek Baruga. Kemudian, mereka dilimpahkan ke Satreskrim Polresta Kendari, khususnya ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Panglima TNI Agus Subiyanto Kirim Pasukan Garuda Merah Putih-II ke Gaza Palestina

Polisi juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi, petugas menemukan bercak cairan yang diduga sperma dari salah satu pria.

Welliwanto menyebut bahwa kasus ini saat inisedang didalami” oleh Unit PPA Polresta Kendari.

Karena salah satu terduga (NI) masih berstatus di bawah umur, penyelidikan akan fokus pada berbagai aspek hukum, termasuk kemungkinan adanya pelanggaran pidana atau perlindungan anak. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks
Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?
Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci
Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi
Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas
Parkiran Minimarket Jadi Lokasi Transaksi, 18 Kg Ganja Disita Polisi di Duri Kepa
ABK Mengaku Tak Tahu Muatan Narkoba, Pigai: Hukuman Mati Tak Sejalan HAM
Zelenskyy: Ukraina Tidak Kalah dan Tolak Serahkan Donbas

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:05 WIB

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:58 WIB

Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:48 WIB

Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:45 WIB

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:40 WIB

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Berita Terbaru

Ilustrasi, Pedang bermata dua diplomasi. Melalui kacamata Liberalisme, sanksi ekonomi bukan lagi instrumen hukuman sederhana, melainkan penguji ketangguhan jaringan interdependensi global yang rumit. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Sabtu, 21 Feb 2026 - 20:05 WIB

Ilustrasi, Kembali ke alam. Tren busana Muslim tahun 2026 mengusung konsep kesederhanaan yang elegan melalui sentuhan warna bumi dan siluet minimalis yang mengutamakan kenyamanan fungsional. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Feb 2026 - 17:45 WIB

Ilustrasi, Pahlawan di balik kesunyian Maghrib. Saat mayoritas warga berkumpul di meja makan, sebagian orang justru harus teguh berdiri di garis depan demi pelayanan dan kemanusiaan. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Sabtu, 21 Feb 2026 - 16:40 WIB