Pria Tanpa Identitas Tewas Mengenaskan di RS Duta Indah, Polisi Duga Dibunuh

Senin, 24 November 2025 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polsek Metro Penjaringan masih mendalami kasus dugaan pembunuhan yang sempat menggegerkan RS Duta Indah Penjaringan, Jakarta Utara.

Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas dengan luka parah setelah sebelumnya diantar dua orang misterius ke RS Duta Indah, Minggu (23/11/2025) pagi.

Peristiwa bermula sekitar pukul 04.00 WIB, ketika dua pria membawa korban dalam kondisi luka berat ke Instalasi Gawat Darurat RS Duta Indah, Teluk Gong, Pejagalan, Penjaringan.

Mereka menyerahkan korban ke petugas medis, namun langsung kabur tanpa memberi keterangan apa pun kepada saksi Samsul dan Saidi.

Baca Juga :  Viral di Kendari, Napi Korupsi Keluar Rutan untuk Ngopi, Ini Sanksinya

Tim medis berupaya menyelamatkan korban. Namun pada pukul 08.50 WIB, rumah sakit menyatakan pria berusia sekitar 27 tahun itu meninggal dunia.

Polisi Temukan Luka Sadis di Tubuh Korban

Mendapat laporan tersebut, seluruh piket fungsi bersama Pawas Ipda Shele Danang Wijaya langsung menuju lokasi untuk pengecekan. Polisi menemukan sejumlah luka mencurigakan pada tubuh korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Luka-luka yang ditemukan:

  • Luka terbuka di kepala bagian kanan
  • Lebam pada tangan kanan dan kiri
  • Luka terbuka di kaki kiri
  • Luka terbuka di punggung kanan
Baca Juga :  Hengki Haryadi Jadi Wakapolda Riau, Polisi Berani Penumpas Kejahatan Besar

Kondisi itu menguatkan dugaan bahwa korban merupakan korban penganiayaan berat yang berujung pembunuhan.

Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah korban segera dibawa ke RS Polri Kramat Jati guna dilakukan visum et repertum dan pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi kini memburu dua pria yang mengantar korban ke rumah sakit, karena mereka diduga mengetahui kejadian sebenarnya atau bahkan terlibat langsung.

Kasus dugaan pembunuhan ini resmi ditangani Polsek Penjaringan. Identitas korban masih ditelusuri, sementara polisi mengumpulkan rekaman CCTV dan keterangan saksi untuk mencari jejak para pengantar misterius tersebut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB