Menjelang Nataru, BNN-Bareskrim Grebek Sarang Narkoba di Jakarta Timur, 25 Orang Diamankan

Selasa, 25 November 2025 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel gabungan TNI–Polri menyita sabu dan ganja dari rumah pelaku di Kampung Berlan. (Posnews/Ist)

Personel gabungan TNI–Polri menyita sabu dan ganja dari rumah pelaku di Kampung Berlan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Jakarta sudah menjadi lumbung peredaran narkotika. Setelah dua nama Kampung Bahari, Jakarta Utara dan Kampung Ambon, Jakarta Barat di gerebek, kini giliran Kampung Berlan, Matraman, Jakarta Timur di obok-obok.

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Puspomad, Pomdam Jaya, dan Bareskrim Polri langsung mengobrak-abrik sarang narkoba dalam operasi besar pada Selasa (25/11/2025). Aksi berlangsung cepat dan menutup rapat ruang gerak para pengedar.

Operasi yang dimulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB ini menggerakkan 450 personel gabungan yang mengepung 10 hingga 15 titik panas.

Penggeledahan besar-besaran itu berbuah 25 pelaku yang diseret tanpa ampun. Dari jumlah itu, satu pelaku adalah bandar berinisial F.

Deputi Direktur P2 BNN RI Brigjen Aldrin Hutabarat menegaskan bahwa pihaknya sudah mengantongi empat buronan kelas kakap lainnya, masing-masing berinisial N, P, T, dan S.

Baca Juga :  Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menggerebek 10 sampai 15 titik. Dari situ, kami menangkap 25 pelaku dan satu bandar. Empat bandar lainnya sudah masuk DPO,” tegas Aldrin.

Ia menambahkan, “Empat DPO itu sekarang diburu Direktorat Penindakan dan Pengejaran BNN.”

Barang Bukti Menggunung: Sabu, Ganja, Paket Hemat hingga QR Code Transaksi

Petugas menyita barang bukti dalam jumlah besar, mulai dari sabu, ganja, paket hemat narkoba, plastik klip, uang tunai, perhiasan, hingga kode QR yang diduga dipakai untuk transaksi digital.

Lebih gila lagi, petugas juga menemukan senjata tajam dan senapan angin, diduga sebagai alat proteksi jaringan pelaku.

Beberapa pelaku sempat meloncat ke atap rumah untuk kabur, namun pasukan gabungan berhasil menangkap semuanya tanpa perlawanan berarti.

Seluruh barang bukti dan tersangka akan dibawa ke BNN Cawang untuk penghitungan dan penimbangan resmi.

Baca Juga :  John Franklin: Ketika Dunia Modern Belajar dari Penjelajah Kutub

Menjelang Nataru, Peredaran Narkoba Melejit

Tak hanya di Kampung Berlan, Polri juga menggencarkan operasi besar menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengungkapkan bahwa momen akhir tahun selalu memicu lonjakan peredaran narkotika, terutama ekstasi dan sabu.

“Akhir tahun identik dengan pesta dan keramaian di tempat hiburan malam. Itu pasar empuk untuk peredaran narkoba,” ungkap Eko.

Menurutnya, libur panjang membuat pengguna lebih leluasa mengonsumsi narkoba, sementara bandar memanfaatkan momen itu untuk meraup keuntungan besar.

Untuk memutus jaringan transnasional, Polri memperketat penjagaan di perbatasan, pelabuhan, dan jalur tikus yang selama ini dipakai penyelundup.

Selain itu, Polri juga menggerebek kampung-kampung narkoba di berbagai kota untuk menghentikan pergerakan jaringan lokal. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap Mantan Suami Pembunuh Wanita di Pondok Pakulonan Serpong
Masa Depan Kendaraan Listrik di Indonesia: Infrastruktur vs Kesiapan Masyarakat
PC vs Laptop di Era Kerja Remote: Mana yang Lebih Worth It untuk Jangka Panjang?
Mengenal Metaverse di Tahun 2026: Masihkah Relevan atau Hanya Sekadar Tren?
5 Kebiasaan Buruk yang Membuat Data Pribadi Anda Terancam
49 Siswa MTs di Cilegon Keracunan Usai Menyantap MBG, Polisi Selidiki Dapur SPPG
Panduan Membangun Smart Home Budget Minimalis: Mulai dari Mana?
Suami Bunuh Istri 17 Tahun di Minahasa Tenggara, Cemburu Berujung Maut

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Polisi Tangkap Mantan Suami Pembunuh Wanita di Pondok Pakulonan Serpong

Jumat, 17 April 2026 - 15:04 WIB

Masa Depan Kendaraan Listrik di Indonesia: Infrastruktur vs Kesiapan Masyarakat

Jumat, 17 April 2026 - 14:58 WIB

PC vs Laptop di Era Kerja Remote: Mana yang Lebih Worth It untuk Jangka Panjang?

Jumat, 17 April 2026 - 12:40 WIB

Mengenal Metaverse di Tahun 2026: Masihkah Relevan atau Hanya Sekadar Tren?

Jumat, 17 April 2026 - 11:32 WIB

5 Kebiasaan Buruk yang Membuat Data Pribadi Anda Terancam

Berita Terbaru

Ilustrasi, Benteng digital yang retak. Di tahun 2026, metode peretasan telah berevolusi menggunakan kecerdasan buatan, membuat kebiasaan lama kita tidak lagi cukup untuk melindungi identitas dan aset finansial di ruang siber. Dok: Istimewa.

NETIZEN

5 Kebiasaan Buruk yang Membuat Data Pribadi Anda Terancam

Jumat, 17 Apr 2026 - 11:32 WIB