Hujan Ekstrem Picu Banjir Melanda 9 Wilayah di Aceh, 1.497 Warga Mengungsi dan 2 Tewas

Rabu, 26 November 2025 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah warga di Aceh terendam banjir setelah hujan deras mengguyur sejak akhir pekan. (Posnews/BPBA)

Rumah warga di Aceh terendam banjir setelah hujan deras mengguyur sejak akhir pekan. (Posnews/BPBA)

ACEH, POSNEWS.CO.ID – Cuaca ekstrem yang menghantam wilayah Aceh mengakibatkan sembilan wilayah terendam setelah hujan deras mengguyur tanpa henti sejak akhir pekan.

Data BPBA menyebutkan sedikitnya 1.497 jiwa terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman karena ketinggian air terus meningkat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt Kepala Pelaksana BPBA, Fadmi Ridwan, menjelaskan bahwa bencana ini dipicu kombinasi curah hujan ekstrem, angin kencang, dan kondisi geologi yang labil.

Akibatnya, banjir, tanah bergerak, hingga tanah longsor terjadi bersamaan dan memperparah kerusakan di lapangan.

โ€œSebagian besar kejadian masih dipicu oleh curah hujan tinggi, angin kencang, dan kondisi geologi labil,โ€ ujar Fadmi, Rabu (26/11/2025).

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Ancam Jabodetabek, BMKG Prediksi Hujan Lebat 16โ€“17 Februari 2026

Bencana ini menghantam Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Bener Meriah, Aceh Singkil, Gayo Lues, Aceh Selatan, dan Langsa.

Total 46 ribu rumah warga terendam, membuat aktivitas masyarakat lumpuh dan akses jalan terputus di sejumlah titik.

Dua Korban Tewas

Situasi makin memprihatinkan setelah dua warga dilaporkan meninggal dunia.

Korban pertama, M Afdalil (27) dari Desa Jrat Manyang, Aceh Utara, tewas terseret arus banjir saat mengendarai motor.

Baca Juga :  KPK Bongkar Jual-Beli Kuota Haji, Pelayanan Jamaah Terancam Terganggu

Kapolsek Tanah Jambo Aye, Iptu Agus Alfian Halomoan Lubis, menyebut proses pencarian berlangsung dramatis.

โ€œPencarian dilakukan tiga jam. Korban ditemukan 50 meter dari lokasi awal dalam kondisi meninggal dunia,โ€ jelasnya.

Korban kedua ialah warga Kecamatan Matangkuli yang tersengat listrik ketika berusaha menyelamatkan barang berharganya dari rumah yang sudah terendam.

Dengan intensitas hujan yang masih tinggi, petugas gabungan terus memantau daerah rawan banjir dan longsor. Pemerintah daerah mengimbau warga tetap waspada, terutama yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan lereng. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Minta Oknum Dishub Bekasi Dipecat Usai Video Dugaan Pungli Viral
Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 Dimulai, Kapolda Riau Kirim 8 Tim ke Wilayah 3T
Kericuhan Tarkam Purbalingga: Suporter Serbu Lapangan dan Keroyok Wasit
Balita 2 Tahun Diculik dan Diduga Dijadikan Jaminan Utang Arisan Online di Makassar
Jenazah Korban KKB Yahukimo Berhasil Dievakuasi TNI, Ditemukan di Jurang Kali Kolaf
MBG di SMKN 6 Semarang Diduga Sebabkan Keracunan 707 Orang, 9 Orang Dirawat
Grand Max Bawa BBM Terbakar di Tanjung Senang, Polisi Dalami Dugaan Pengecoran
Aksi Pencuri Berubah Maut, IRT di Lampung Selatan Ditusuk Saat Tidur Bersama Anak

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Dedi Mulyadi Minta Oknum Dishub Bekasi Dipecat Usai Video Dugaan Pungli Viral

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 Dimulai, Kapolda Riau Kirim 8 Tim ke Wilayah 3T

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kericuhan Tarkam Purbalingga: Suporter Serbu Lapangan dan Keroyok Wasit

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:24 WIB

Balita 2 Tahun Diculik dan Diduga Dijadikan Jaminan Utang Arisan Online di Makassar

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:14 WIB

Jenazah Korban KKB Yahukimo Berhasil Dievakuasi TNI, Ditemukan di Jurang Kali Kolaf

Berita Terbaru

Langkah taktis dua raksasa ekonomi. Intervensi gabungan otoritas keuangan Jepang dan Amerika Serikat mendongkrak nilai tukar yen hingga level 157 per dolar AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mata Uang Yen Melesat Tajam Sentuh Level 157 Per Dolar

Minggu, 2 Agu 2026 - 06:18 WIB