Polda Sumut Update Penanganan 488 Bencana, 1.076 Korban, dan Ribuan Pengungsi

Sabtu, 29 November 2025 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan BNPB dan Basarnas mengevakuasi korban serta membantu pengungsi pascabencana di wilayah Sumatera.
(Posnews/Ist)

Petugas gabungan BNPB dan Basarnas mengevakuasi korban serta membantu pengungsi pascabencana di wilayah Sumatera. (Posnews/Ist)

SUMATERA UTARA, POSNEWS.CO.ID – Bencana alam yang terjadi di Sumatera Utara masih menyisakan kepedihan mendalam bagi warganya. Selain kehilangan sanak saudara, mereka terpaksa di evakuasi dari kampungnya karena hancur dihajar banjir dan longsor.

Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana di wilayah Sumut sejak 24–29 November 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga pukul 09.00 WIB, polisi mencatat 488 kejadian bencana alamβ€”mulai dari tanah longsor, banjir, pohon tumbang, hingga angin puting beliungβ€”yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.

Dampak Bencana Memicu Kejutan Besar di Lapangan

Berdasarkan data terbaru, bencana ini menimbulkan 1.076 korban terdiri dari:

  • 147 meninggal dunia
  • 32 luka berat
  • 722 luka ringan
  • 174 masih dalam pencarian

Sementara itu, jumlah pengungsi mencapai 28.427 orang.

Wilayah Paling Parah: Tapanuli Tengah & Sibolga

Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi wilayah paling terdampak dengan 56 kejadian dan 691 korban, termasuk 47 meninggal serta 51 masih hilang.

Baca Juga :  Mutasi Besar TNI, Jenderal Agus Subiyanto Rotasi 57 Perwira Tinggi dari 3 Matra

Di Kota Sibolga, tercatat 33 korban meninggal dan 56 orang hilang.

Selain itu, wilayah Taput, Tapsel, dan Madina juga mencatat lonjakan longsor dan banjir yang memaksa ribuan warga meninggalkan rumah.

Polda Sumut Kerahkan Pasukan Terbesar Sepanjang November

Dalam operasi kemanusiaan ini, Polda Sumut mengerahkan 3.553 personel, menjadi perkuatan terbesar sejak awal November.

Petugas terus bergerak melakukan:

  • Evakuasi korban
  • Operasi SAR
  • Pembukaan akses jalan
  • Distribusi logistik
  • Pendirian dapur lapangan
  • Pelayanan kesehatan
  • Update lapangan oleh Tim Peliput Bid Humas

Perintah Tegas Kapolda: β€œGas Pol dari Hari Pertama!”

Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto melalui Kabid Humas Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan menegaskan seluruh jajaran bekerja maksimal tanpa henti.

β€œPersonel kami turun melakukan SAR, evakuasi, membuka akses yang terputus, dan memastikan seluruh bantuan sampai kepada masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Tragedi Banjir Sumatera: 1.072 Tewas, 186 Hilang - Pemerintah Kucurkan Rp 268 Miliar

Ia menambahkan, koordinasi lintas-stakeholder berjalan solid bersama BNPB, Basarnas, TNI, Pemda, dan relawan.

Kabid Humas menegaskan bahwa keselamatan warga berada di urutan teratas.

β€œPrioritas kami adalah penyelamatan jiwa, percepatan pencarian korban hilang, dan pemulihan warga terdampak. Personel tetap siaga penuh karena cuaca masih berpotensi hujan,” ujarnya.

Serangkaian Langkah Strategis Polda Sumut

Hingga hari ini, Polda Sumut telah mengambil beberapa langkah besar:

  • Kapolda hadir dalam Press Release bersama Kepala BNPB
  • Pemantauan udara dan inspeksi lapangan di titik bencana
  • Tim Polda Sumut menjadi yang pertama tiba di Pandan, Tapteng
  • Penyedia fasilitas komunikasi darurat berupa 5 Starlink, 60 HT Harris, 1 Mobil Repeater, 1 Mobil Komob, dan 1 Drone
  • Menjawab keluhan warga yang tak bisa menghubungi keluarga

Upaya ini menjadi bukti bahwa Polri hadir sebagai tameng kemanusiaan, bekerja hingga situasi kembali pulih. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo
90 Persen Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Penyesuaian Harga
Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18 Mulai Beredar Luas
Ukraina Siap Perluas Penggunaan Drone AI Otonom
Malaysia Resmi Tingkatkan Mandatori Biodiesel Sawit
Indonesia dan Belarus Percepat Kerja Sama Industri
Ancaman El NiΓ±o 2026: Cuaca Kering Ekstrem Siap Memangkas
Danantara: DSI Batal Jadi Eksportir Tunggal Komoditas

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:56 WIB

Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:06 WIB

90 Persen Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Penyesuaian Harga

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:27 WIB

Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18 Mulai Beredar Luas

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:22 WIB

Ukraina Siap Perluas Penggunaan Drone AI Otonom

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:39 WIB

Malaysia Resmi Tingkatkan Mandatori Biodiesel Sawit

Berita Terbaru

Penyelamatan darurat di Tokyo. Jago merah menghanguskan ruang musik Sekolah Takinogawa Dai-san, memaksa ratusan murid melarikan diri ke halaman sekolah. Dok: @takanyo VIA X/via REUTERS

INTERNASIONAL

Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:56 WIB

Jaminan keadilan harga petani hulu. Kementerian Pertanian bersama Satgas Pangan memperketat pengawasan harga TBS guna melindungi kesejahteraan petani swadaya. Dok: Istimewa.

NASIONAL

90 Persen Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Penyesuaian Harga

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:06 WIB