Indonesia dan Belarus Percepat Kerja Sama Industri

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ekspansi kemitraan di kawasan Eurasia. Kementerian Perindustrian memperluas kerja sama dengan Belarus guna memperkuat rantai pasok industri dan menarik investasi baru. Dok: Istimewa.

Ekspansi kemitraan di kawasan Eurasia. Kementerian Perindustrian memperluas kerja sama dengan Belarus guna memperkuat rantai pasok industri dan menarik investasi baru. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Perindustrian memperluas kerja sama manufaktur dengan Belarus untuk memperkuat daya saing industri nasional. Langkah taktis ini bertujuan menarik investasi baru dan memperkokoh rantai pasok kedua negara tetangga.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan Belarus merupakan mitra strategis di kawasan Eurasia. Sebab, Belarus memiliki keunggulan kuat pada industri alat berat dan mesin pertanian.

“Kerja sama ini harus menghasilkan kolaborasi konkret yang menguntungkan kedua belah pihak,” ujar Agus Gumiwang hari Rabu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan Bilateral di Sela-Sela BRICS Forum

Direktur Jenderal KPAII Tri Supondy membahas rencana ini dengan Menteri Industri Belarus Andrei Kuznetsov di Tiongkok. Pertemuan bilateral tersebut berlangsung di sela-sela BRICS Forum di Xiamen pada akhir Mei lalu.

Baca Juga :  Teror Pagi Buta di Australia: Hiu Ganas Tewaskan Wanita, Pria Luka Parah Diselamatkan Warga

Diskusi ini menindaklanjuti pertemuan awal antara Agus Gumiwang dan Wakil Perdana Menteri Viktor Karankevich tahun lalu. Sejak saat itu, kedua negara aktif mengeksplorasi peluang kerja sama praktis di sektor investasi.

Kedua negara kini menjajaki peluang pendirian pabrik perakitan kendaraan Belarus di Indonesia. Rencana ini akan melibatkan kolaborasi erat bersama para pelaku industri lokal secara profesional.

Tri Supondy menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperluas akses pasar produk unggulan Indonesia.

Lonjakan Nilai Dagang dan Komoditas Utama

Nilai perdagangan non-migas kedua negara sukses mencapai 221,3 juta dolar AS pada tahun 2025. Ekspor Indonesia ke Belarus juga melonjak tajam sebesar 82,57 persen daripada tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Bareskrim Tangkap Kurir Vape Narkoba di Tangerang, Bandar Besar Masuk DPO

Indonesia gencar mengeksplorasi pasar Belarus melalui ekspor komponen elektronik, produk sawit, tekstil, kopi, dan olahan hasil perikanan. Sebaliknya, Belarus memasok pupuk, traktor, bahan kimia, serta mesin pertanian ke Indonesia.

Sektor investasi Belarus di Indonesia juga mencatat pertumbuhan positif sebesar 15,6 persen. Oleh karena itu, kedua pemerintah mempercepat finalisasi nota kesepahaman kerja sama industri.

Prioritas Kerja Sama dan Tarif Preferensial

MoU ini mencakup sektor prioritas seperti otomotif, kendaraan listrik, dan alat kesehatan. Pemerintah menjadwalkan penandatanganan kesepakatan saat kunjungan Presiden Belarus ke Indonesia mendatang.

Pertemuan ini juga membahas perkembangan implementasi perjanjian perdagangan bebas Indonesia-Eurasia. Kesepakatan dagang tersebut memberikan tarif preferensial untuk lebih dari 90 persen produk perdagangan kedua pihak.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Malaysia Resmi Tingkatkan Mandatori Biodiesel Sawit
Ancaman El Niño 2026: Cuaca Kering Ekstrem Siap Memangkas
DPR RI Dikepung Mahasiswa Hari Ini, Tuntut Harga BBM dan Sembako Turun
Kejagung Sita Alphard dan Tetapkan Tersangka Baru GHS dalam Kasus MBG
Danantara: DSI Batal Jadi Eksportir Tunggal Komoditas
Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan
Tecno POVA 8 Resmi Meluncur dengan Alive Matrix Display
Polemik Demo Bundaran HI, Menteri HAM Sebut Aparat Tidak Batasi Hak Warga

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:39 WIB

Malaysia Resmi Tingkatkan Mandatori Biodiesel Sawit

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:44 WIB

Indonesia dan Belarus Percepat Kerja Sama Industri

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:47 WIB

DPR RI Dikepung Mahasiswa Hari Ini, Tuntut Harga BBM dan Sembako Turun

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:34 WIB

Kejagung Sita Alphard dan Tetapkan Tersangka Baru GHS dalam Kasus MBG

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:17 WIB

Danantara: DSI Batal Jadi Eksportir Tunggal Komoditas

Berita Terbaru

Solusi hijau di tengah krisis energi. Pemerintah Malaysia menaikkan kadar campuran kelapa sawit menjadi B15 guna menghemat stok bahan bakar solar nasional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Malaysia Resmi Tingkatkan Mandatori Biodiesel Sawit

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:39 WIB

Ekspansi kemitraan di kawasan Eurasia. Kementerian Perindustrian memperluas kerja sama dengan Belarus guna memperkuat rantai pasok industri dan menarik investasi baru. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Indonesia dan Belarus Percepat Kerja Sama Industri

Jumat, 19 Jun 2026 - 10:44 WIB