Pesawat CN 295 Bawa 2,4 Ton Logistik ke Aceh dan Sumbar dan Tim SAR ke Daerah Bencana

Senin, 1 Desember 2025 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat CN 295 P-4501 bertolak dari Pondok Cabe membawa logistik dan Tim SAR untuk misi kemanusiaan di Aceh dan Sumatera Barat. (Posnews/Ist)

Pesawat CN 295 P-4501 bertolak dari Pondok Cabe membawa logistik dan Tim SAR untuk misi kemanusiaan di Aceh dan Sumatera Barat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polri bergerak cepat mengirimkan bantuan kepada korban bencana alam di Sumatera dan Aceh. Satu unit pesawat angkut CN 295 bernomor registrasi P-4501 lepas landas dari Lanud Pondok Cabe, Jakarta, Senin (1/12/2025).

Pesawat ini menjalankan misi kemanusiaan mendesak untuk mengirim bantuan logistik, personel SAR, dan tim medis ke wilayah terdampak bencana di Aceh dan Sumatera Barat (Sumbar).

Selain itu, penerbangan ini menjadi bagian dari respons cepat pemerintah dalam memperkuat penanganan bencana di kedua provinsi tersebut. Pesawat CN 295 mengangkut total kargo 2,4 ton.

Rute Pertama: Pondok Cabe – Minangkabau/Padang

Berangkat pukul 06.30 WIB dan tiba pada 09.00 WIB.

Baca Juga :  Banjir Rendam 6 Desa di Serang, 695 KK Terdampak Usai Hujan Tiga Hari

Pesawat menurunkan muatan berupa:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • 29 personel SAR & medis
  • Perlengkapan SAR 200 kg
  • Logistik panel surya dan genset 234 kg

Rute Kedua: Minangkabau – Banda Aceh

Berangkat pukul 11.00 WIB dan tiba pukul 13.30 WIB. Selanjutnya, setelah mendarat, pesawat kemudian bermalam (RON) di Banda Aceh.

“Setelah mendarat, pesawat kemudian bermalam di Banda Aceh.”

Muatan yang diturunkan mencakup 2 ton logistik yang terdiri dari:

  • Bahan makanan (Gajahfood, MTP, Pemanas MTP)
  • Peralatan darurat (tenda A–F, lampu penerangan)
  • Peralatan penyelamatan (pelampung, rubberboat, pompa)
  • Sumber energi (panel surya dan genset)
Baca Juga :  Michelle Park Steel Dinominasikan Sebagai Duta Besar AS

Personel Misi

Misi ini diperkuat kru penerbang profesional: Kompol Rahman Arif, Kompol Hendri Susyadi, AKP Andri M. Pimpinan misi: KBP Erwin Horja H.S. dan KBP Devy Firmansyah dari KorSabhara.

Selain itu, sebanyak 25 personel gabungan dari SAR Polair dan SAR Poludara serta 4 tenaga medis, termasuk dr. Rizaldy Lukman Permana, juga ikut diberangkatkan. Total personel mencapai 41 orang, terdiri dari 9 kru P-4501 dan 32 personel misi.

Dengan pengiriman bantuan ini, pemerintah berharap proses pencarian korban, evakuasi, dan pemulihan masyarakat di wilayah bencana berjalan lebih cepat dan terarah. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:17 WIB

Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB