Pasutri Kurir 19 Kg Sabu Diciduk di Tambora, Polisi Bongkar Jaringan Pekanbaru–Jakarta

Selasa, 2 Desember 2025 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedy Bennyahdi saat merilis penangkapan pasutri kurir 19 kg sabu. (Posnews/Ist)

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedy Bennyahdi saat merilis penangkapan pasutri kurir 19 kg sabu. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pasangan suami istri (pasutri) ini tak patut untuk di contoh. Mereka nekat mengedarkan narkoba demi kebutuhan hidup keluarganya.

Polsek Kalideres membekuk pasutri yang nekat menjadi kurir sabu di sebuah rumah kontrakan di Tambora, Jakarta Barat. Dalam operasi itu, polisi menyita 19 kilogram sabu siap edar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penangkapan sejoli berinisial ML (43) dan RS (41) ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas transaksi narkoba di kawasan Krendang.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedy Bennyahdi, didampingi Kasatres Narkoba Kompol Vernal Armando S dan Kapolsek Kalideres Kompol Arnold Julius Simanjuntak, menjelaskan bahwa keduanya diringkus pada Jumat, 21 November 2025 di rumah kontrakan yang mereka gunakan untuk menyimpan sabu.

Baca Juga :  Dikejar Warga Gegara Tawuran, Remaja di Cengkareng Tewas Lompat ke Kali

“Berdasarkan pengembangan perkara sebelumnya, anggota kami mendapat informasi soal transaksi narkoba yang sering terjadi di kos-kosan Krendang,” ujar Twedy saat konferensi pers, Selasa (2/12/2025).

Petugas langsung menggerebek lokasi dan menangkap pasutri tersebut. Dari penggeledahan, polisi menemukan 19 paket besar sabu dalam kemasan hitam dengan total berat 19.000 gram.

Twedy mengungkapkan, ML dan RS mendapatkan sabu itu dari seorang pemasok berinisial AB. Keduanya bahkan sudah dibelikan tiket untuk menjemput barang dari Pekanbaru.

“ML dan RS dikirim ke Pekanbaru untuk mengambil barang, lalu diarahkan membawa sabu itu ke Jakarta melalui jalur darat,” jelasnya.

Baca Juga :  Dua Pengunjung Sidang Diduga Setor Sabu ke Napi di PN Jakarta Pusat

Namun rencana peredaran sabu tersebut gagal total. Pasutri itu keburu ditangkap sebelum sempat mengirimkan barang kembali ke Pekanbaru.

Dalam pemeriksaan, keduanya mengaku tergiur menjadi kurir karena dijanjikan upah Rp26 juta dan satu paket sabu sebagai bonus.

“Kalau berhasil, mereka mendapat Rp26 juta plus satu paket sabu dari AJ,” kata Twedy.

Keduanya dijerat Pasal 114 ayat 2, subsider Pasal 112 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 1 UU Narkotika. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konser Andrea Bocelli Picu Polemik, Ribuan Aparat Amankan JIExpo
Polri Janji Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden, Tiga Tersangka Ditahan
Diburu Polisi, Terduga Bandar Narkoba Kampung Bahari Ditangkap
Hampir Lima Tahun Menanti, 7.871 Korban NET89 Berharap Uang Kembali
Uang Palsu Rp20 Juta Diduga Dipakai Beli Etomidate, Satu Pria Diburu
Dijanjikan Gaji Rp50 Juta, 58 WNI Terjerat TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia
Cuaca Jabodetabek: Cek Suhu & Potensi Hujan di Kotamu Sebelum Bepergian
Sering Jadi Arena Balap Liar, JLNT Antasari Ditutup Setiap Akhir Pekan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:40 WIB

Konser Andrea Bocelli Picu Polemik, Ribuan Aparat Amankan JIExpo

Selasa, 3 November 2026 - 21:26 WIB

Polri Janji Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden, Tiga Tersangka Ditahan

Selasa, 3 November 2026 - 19:06 WIB

Diburu Polisi, Terduga Bandar Narkoba Kampung Bahari Ditangkap

Selasa, 3 November 2026 - 18:47 WIB

Hampir Lima Tahun Menanti, 7.871 Korban NET89 Berharap Uang Kembali

Selasa, 3 November 2026 - 08:26 WIB

Uang Palsu Rp20 Juta Diduga Dipakai Beli Etomidate, Satu Pria Diburu

Berita Terbaru

Aparat gabungan disiagakan untuk mengamankan aksi penolakan konser Andrea Bocelli di kawasan JIExpo Kemayoran, Jakarta.

JABODETABEK

Konser Andrea Bocelli Picu Polemik, Ribuan Aparat Amankan JIExpo

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:40 WIB