Polisi Tangkap Tiga Kurir Ganja 51 Kg di Labura, Jaringan Madina Terbongkar

Jumat, 5 Desember 2025 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengamankan 51 kg ganja dan menangkap tiga kurir di Labuhanbatu Utara. (Posnews/Ist)

Polisi mengamankan 51 kg ganja dan menangkap tiga kurir di Labuhanbatu Utara. (Posnews/Ist)

LABUHAN BATU UTARA, POSNEWS.CO.ID – Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menggagalkan peredaran 51 kilogram ganja dan menangkap tiga kurir di Labuhan Batu Utara (Labura), Sumatera Utara.

Aksi cepat polisi ini langsung memutus jalur edar jaringan Madina–Tebing Tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketiga pelaku merupakan warga Mandailing Natal berinisial AFN (20), IEB (27), dan RL (32). Polisi menegaskan ketiganya berperan sebagai kurir yang menjemput dan mengantar ganja.

β€œPara pelaku berperan sebagai penjemput dan pengantar narkotika jenis ganja,” ujar Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso, Jumat (5/12/2025).

Baca Juga :  Bareskrim Gerebek Gudang Selundupan di Penjaringan, Ribuan HP Ilegal Disita

Kasus ini terbongkar setelah tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menerima informasi soal pergerakan ganja pada Selasa (2/12) malam.

Sebagai tindak lanjut, tim langsung bergerak dan menangkap para pelaku di Gunung Melayu, Labura, pada Rabu (3/12) pukul 01.05 WIB.

β€œTim kemudian melakukan penyelidikan lanjutan dan menangkap para pelaku di SPBU,” jelas Eko.

Ganja Disembunyikan di Dalam Mobil

Para kurir mengaku membawa ganja dari Panyabungan Timur, Madina, dan berencana mengantarnya ke Tebing Tinggi. Polisi menemukan 51 bal ganja yang disembunyikan di dalam mobil Toyota Avanza hitam bernopol F-1371-IZ.

Baca Juga :  Pengedar Tembakau Sintetis Rekrut Anak di Bawah Umur, 2 Pelaku Ditangkap

β€œTotal 51 bal atau 51 kg diduga ganja berhasil diamankan dari kendaraan para tersangka,” ucap Eko.

Dalam pemeriksaan lanjutan, polisi menemukan fakta mengejutkan: ketiga tersangka positif amphetamine dan THC.

β€œTes urine menunjukkan hasil positif. Kami masih mengembangkan jaringan ini,” tegas Eko.

Polisi memastikan pengusutan terus berjalan untuk membongkar pemasok hingga pemodal jaringan ganja tersebut.(red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor
Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal
Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung
Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba
Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan
Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa
Sabu, Ganja, dan 30 CD Porno Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan
Majalengka Perkuat Benteng Antinarkoba, Pemkab dan BNN Bergerak Lindungi Generasi Muda

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Capcom Menguji Monster Hunter Wilds di Nintendo Switch 2

Sabtu, 8 Agu 2026 - 12:19 WIB

Kelompok pemberontak Houthi melancarkan serangan rudal dan drone di Marib serta Hadramaut yang menewaskan puluhan prajurit pemerintah Yaman. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman

Sabtu, 8 Agu 2026 - 11:07 WIB

PM Kanada Mark Carney menyebut perundingan dagang dengan AS semakin sengit usai Donald Trump mengancam kenaikan tarif 50 persen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agu 2026 - 09:01 WIB