Kasus Penipuan WO Ayu Puspita, Polisi Tahan 5 Tersangka – Puluhan Korban Ngaku Rugi

Selasa, 9 Desember 2025 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Polda Metro Jaya merilis kasus penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita dengan kerugian miliaran rupiah. (Posnews/Ist)

Polisi Polda Metro Jaya merilis kasus penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita dengan kerugian miliaran rupiah. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus Wedding Organizer (WO) yang memakan korban puluhan orang terus bergulir. Polisi akhirnya menetapkan pemilik WO Ayu Puspita sebagai tersangka kasus penipuan jasa pernikahan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno, menegaskan Ayu kini resmi mendekam di sel tahanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Onkoseno menjelaskan, penyidik langsung menahan Ayu begitu status hukumnya naik. “Ayu sudah tersangka dan sekarang kami tahan di Polres Metro Jakut,” tegasnya, Selasa (9/12/2025).

Sebagai langkah lanjutan, polisi masih memeriksa para korban yang sebelumnya membuat laporan resmi.

“Pemeriksaan masih kami lanjutkan, termasuk korban-korban yang sudah mengadu,” ujarnya.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan bahwa Ayu Puspita dan rekannya, Dimas Haryo Puspo, telah ditahan. Keduanya dijerat Pasal 372 dan 378 KUHP terkait penggelapan dan penipuan.

Baca Juga :  Tingkatkan Keamanan Jalan, Speed Table di Bangun di Cilandak Jakarta Selatan

“Benar, tersangka A dan D ditahan di Polres Jakut,” jelasnya.

Tiga Tersangka Lain Ditangani Polda

Tak berhenti di situ, polisi juga menindak tiga tersangka lainnya: Hendra Everyanto, Budi Daya Putra, dan Reifa Rostyalina. Namun, ketiganya ditangani Polda Metro Jaya karena TKP mereka berada di luar wilayah Jakarta Utara.

“Tiga tersangka lain digelar di Wasidik Polda Metro Jaya karena lokasi kejadian bukan di Jakut,” tambah Budi.

Pemilik WO Digerebek, Drama Berlanjut Sampai Polisi Turun Tangan

Kasus ini meledak setelah penggerebekan di sebuah lokasi usaha WO di Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (7/12). Kanit Reskrim Polsek Cipayung, Iptu Edy Handoko, menyebut belasan korban mendatangi lokasi dan langsung menyeret Ayu ke kantor polisi sebelum dialihkan ke Polda Metro Jaya.

Baca Juga :  Apartemen di Bekasi Jadi Gudang Sabu Jaringan Malaysia, Polisi Sita 32 Kg

Data Polres Metro Jakarta Utara mencatat 87 orang menjadi korban. Semuanya mengaku membayar penuh biaya pernikahan, namun layanan WO tidak muncul atau tidak sesuai perjanjian saat hari H.

Salah satu laporan awal dibuat korban berinisial SOG. Ia sudah melunasi biaya resepsi Rp 82,7 juta untuk menggunakan WO PT Ayu Puspita Sejahtera, tetapi fasilitas yang dijanjikan hilang tak berbekas.

“Mereka tidak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan masalah,” keluh SOG.

Polisi Kumpulkan Bukti Kuat

Penyidik kini sudah mengamankan berbagai barang bukti, antara lain:

  • bukti transfer uang,
  • cetakan pesan percakapan pelapor-terlapor,
  • data catering,
  • serta panduan acara nikah.

Onkoseno memastikan timnya terus bergerak. “Kami melengkapi penyelidikan dan segera menggelar perkara,” katanya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Dua Bos PT SJU Ditahan, Penyidik Buru Jejak Uang dan Aset Tambang Ilegal
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America
Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:17 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:36 WIB

Dua Bos PT SJU Ditahan, Penyidik Buru Jejak Uang dan Aset Tambang Ilegal

Berita Terbaru

Sinergi Tokyo-Washington di G7. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menggelar pertemuan bilateral singkat bersama Presiden AS Donald Trump untuk membahas isu Timur Tengah dan tarif dagang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:17 WIB

Penderitaan di bawah kuasa geng. Sekretaris Jenderal PBB AntĂłnio Guterres mengunjungi Haiti guna menyaksikan langsung krisis kemanusiaan dan pengungsian massal akibat dominasi geng Viv Ansanm. Dok: (AP Photo/Danica Coto)

INTERNASIONAL

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Jun 2026 - 14:48 WIB

Ketegangan di perairan internasional. Sebuah kapal fregat militer Rusia melepaskan tembakan peringatan ke arah kapal pesiar berbendera Inggris di Selat Inggris. Dok: (AP Photo, File)

INTERNASIONAL

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:31 WIB