Misteri 10 Jenazah Mengapung di Perairan Rohil, Polisi Curigai Tragedi Laut dari Sumut

Rabu, 10 Desember 2025 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas mengevakuasi jenazah yang ditemukan mengapung di Perairan Rohil, Riau. (Posnews/Ist)

Petugas mengevakuasi jenazah yang ditemukan mengapung di Perairan Rohil, Riau. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Penemuan mayat di perairan Rokan Hilir (Rohil), Riau, membuat nelayan geger. Sepuluh jenazah laki-laki tanpa identitas ditemukan mengapung di sekitar Pulau Jemur dan Panipahan dalam kondisi mengenaskan.

Penemuan mengerikan ini berlangsung beruntun selama sebulan, sejak 7 November hingga hari ini, dan langsung memicu tanda tanya besar soal tragedi apa yang sebenarnya terjadi di laut lepas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim Polres Rohil, AKP I Putu Adi Juniwinata, menegaskan seluruh jenazah pertama kali ditemukan oleh nelayan lokal. Para korban berada dalam kondisi pembusukan berat sehingga sulit dikenali.

Menurutnya, lokasi penemuan berada di jalur pelayaran strategis line tanker, tepat di batas perairan Riau dan Sumatera Utara.

β€œKesepuluh jenazah ditemukan di laut lepas. Kondisinya sudah membusuk parah. Ini menguatkan dugaan bahwa mereka adalah korban kecelakaan pelayaran dari luar daerah Riau,” tegas AKP Putu, Selasa (9/12/2025).

Baca Juga :  Blunder Lapor Polisi, Penyelundupan 1 Ton Emas Senilai Rp1,15 Triliun Terbongkar

Dua Korban Berhasil Diidentifikasi, Diduga Nelayan Sumatera Utara

Meski mayoritas jenazah belum teridentifikasi, polisi sukses mengenali dua korban melalui keluarga mereka. Keduanya adalah nelayan asal Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara:

  • Andri Manik (40), nelayan
  • Darwis (47), nelayan

Informasi awal dari Kecamatan Pasir Limau Kapas juga menyebut adanya laporan kapal kargo tenggelam yang berangkat dari Belawan, serta sejumlah nelayan Asahan yang hilang.

Data tersebut memperkuat dugaan bahwa delapan jenazah lainnya juga berasal dari wilayah Sumatera Utara.

Polisi Gerak Cepat: Koordinasi Lintas Daerah & Pemeriksaan Forensik

Untuk mengungkap misteri tenggelamnya para korban, Polsek Panipahan bergerak cepat dan menjalin koordinasi besar-besaran dengan:

  • Puskesmas setempat
  • Satpolairud
  • TNI AL
  • SAR & Basarnas
  • Pemerintah daerah
Baca Juga :  Polisi Gerebek Etomidate di Hotel Pekanbaru, Pelaut Diciduk

β€œTim sudah melakukan pemeriksaan luar, dokumentasi jenazah, dan menerbitkan visum et repertum. Karena korban diduga berasal dari luar Riau, kami koordinasikan data dengan kepolisian Sumatera Utara untuk mencocokkan laporan orang hilang,” ujar AKP Putu.

Misteri di Laut Riau Masih Gelap

Hingga kini, polisi belum memastikan apa penyebab pasti tragedi tersebut. Namun dugaan kuat mengarah pada kecelakaan kapal dari luar wilayah Riau yang kemudian terbawa arus hingga ke perairan Rohil.

Investigasi lintas provinsi terus berjalan demi memastikan identitas para korban dan penyebab kejadian yang mengguncang warga pesisir itu. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Uang Narkoba Fredy Pratama Terbongkar, Frans Antony Bawa Rp1 Miliar per Pengiriman
Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan
Polda Metro Periksa Kertas, Tinta hingga Watermark dalam Kasus Ijazah Jokowi
Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI
Frans Antony Tumbang, Polri Selangkah Lagi Bongkar Kerajaan Narkoba Fredy Pratama
Polda Metro: Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa untuk Pelimpahan ke Jaksa
Viral Dikira Begal, Polisi Ungkap Pelajar Tewas Akibat Pengeroyokan Brutal di Grogol
Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako Mulai Kunjungan Sejarah

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Jejak Uang Narkoba Fredy Pratama Terbongkar, Frans Antony Bawa Rp1 Miliar per Pengiriman

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:19 WIB

Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:15 WIB

Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:14 WIB

Frans Antony Tumbang, Polri Selangkah Lagi Bongkar Kerajaan Narkoba Fredy Pratama

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:58 WIB

Polda Metro: Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa untuk Pelimpahan ke Jaksa

Berita Terbaru

Menjaga kedaulatan demokrasi. Presiden Taiwan Lai Ching-te menegaskan hak pertahanan negara dan mendesak persetujuan pembelian senjata baru dari AS. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan

Jumat, 19 Jun 2026 - 17:19 WIB