Ammar Zoni Bongkar Dugaan Pemalakan di Lapas, Yusril Turun Tangan

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra. (Posnews/Humas)

Menteri Koordinator Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra. (Posnews/Humas)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aktor Ammar Zoni menghebohkan publik setelah membongkar dugaan pemalakan di lembaga pemasyarakatan (lapas) saat memberi kesaksian di persidangan.

Pengakuan itu langsung menuai sorotan dan ditanggapi pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan, pihaknya tidak menutup mata terhadap setiap laporan, termasuk yang viral di media sosial.

Namun, ia mengingatkan publik agar tidak menelan mentah-mentah informasi yang belum diverifikasi.

“Setiap laporan kami terima, kami analisis, kami dalami, dan kami cross-check kebenarannya,” kata Yusril, Rabu (28/1/2026).

Menurut Yusril, banyak informasi yang ramai di media sosial kerap berbeda dengan fakta di lapangan. Karena itu, pemerintah wajib melakukan pengecekan menyeluruh sebelum mengambil tindakan.

Baca Juga :  Gubernur DKI Instruksikan Copot Sopir Mikrotrans Ugal-Ugalan, JakLingko Harus Profesional

Meski begitu, Yusril mengapresiasi pihak-pihak yang berani melapor soal kondisi lapas, baik secara langsung maupun lewat media sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan laporan tersebut tetap menjadi bahan evaluasi internal pemerintah.

Sebelumnya, dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026), Ammar Zoni mengaku menjadi korban dugaan pemerasan di lapas tempatnya ditahan.

Ia menyebut oknum tertentu meminta uang Rp300 juta per orang dan mengaitkan dirinya dengan sembilan orang lain, sehingga total mencapai Rp3 miliar. Ammar menegaskan menolak permintaan tersebut.

Baca Juga :  Mafia Elpiji 3 Kg Dibongkar Polda Metro, Gas Oplosan Beroperasi 18 Bulan di Jaktim–Depok

Namun, di sisi lain, Ammar Zoni sedang duduk sebagai terdakwa kasus narkotika. Ia bersama lima orang lainnya didakwa mengendalikan peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba, Jakarta Pusat, pada Desember 2024.

Selain Ammar, terdakwa lain ialah Asep Sarikin, Ardian Prasetyo, Andi Mualim alias Ko Andi, Ade Candra, dan Muhammad Rifaldi.

Jaksa menjerat mereka dengan Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU Narkotika.

Pemerintah menegaskan akan menelusuri dugaan pemalakan secara profesional, sekaligus memastikan proses hukum kasus narkotika tetap berjalan tanpa kompromi. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman Usai Audit Khusus ADTT
The Fed Tahan Suku Bunga, Trump Lancarkan Perang Terbuka
Iran Jawab Tantangan AS: Siagakan 1.000 Drone Strategis
Xi Jinping dan Keir Starmer Bertemu di Beijing: Akhiri 8 Tahun Kebekuan
Ambisi Gila Membangun Pembangkit Listrik di Luar Angkasa
Babinsa Penuduh Pedagang Es Gabus Pakai Spons Resmi Ditahan Kodim Jakpus
Bukan Lagi PDB, Dunia Kini Melirik Indeks Kebahagiaan
Pria di Sigi Tewas Diterkam Ular Piton 5 Meter, Tubuh Korban Sempat Ditelan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 09:57 WIB

Polri Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman Usai Audit Khusus ADTT

Jumat, 30 Januari 2026 - 09:40 WIB

The Fed Tahan Suku Bunga, Trump Lancarkan Perang Terbuka

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:27 WIB

Iran Jawab Tantangan AS: Siagakan 1.000 Drone Strategis

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:20 WIB

Xi Jinping dan Keir Starmer Bertemu di Beijing: Akhiri 8 Tahun Kebekuan

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:05 WIB

Ambisi Gila Membangun Pembangkit Listrik di Luar Angkasa

Berita Terbaru

Independensi bank sentral AS di ujung tanduk. Trump nekat luncurkan investigasi kriminal terhadap Ketua The Fed karena menolak pangkas suku bunga lebih cepat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

The Fed Tahan Suku Bunga, Trump Lancarkan Perang Terbuka

Jumat, 30 Jan 2026 - 09:40 WIB

Teheran tidak gentar. Menghadapi

INTERNASIONAL

Iran Jawab Tantangan AS: Siagakan 1.000 Drone Strategis

Jumat, 30 Jan 2026 - 08:27 WIB

Ilustrasi, Bumi butuh energi, dan jawabannya mungkin ada di langit. Satelit raksasa berbentuk tenda siap memancarkan listrik nirkabel ke bumi, menembus malam dan cuaca buruk. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Ambisi Gila Membangun Pembangkit Listrik di Luar Angkasa

Jumat, 30 Jan 2026 - 07:05 WIB