Bagaimana Gajah Namibia Mendengar Dunia Melalui Kaki dan Belalai?

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber: Pfüderi.ch

Sumber: Pfüderi.ch

ETOSHA, POSNEWS.CO.ID – Di tengah gersangnya daratan Namibia, sebuah revolusi sains sedang berlangsung. Caitlin O’Connell-Rodwell, peneliti dari Universitas Stanford, mendedikasikan waktunya untuk menelusuri misteri komunikasi gajah yang melampaui batas pendengaran manusia.

Raksasa darat ini ternyata berkomunikasi menggunakan suara frekuensi rendah atau infrasonik. Suara ini terlalu dalam untuk telinga manusia, namun mampu merambat hingga jarak yang sangat jauh. Temuan ini mengubah cara pandang ilmuwan terhadap perilaku sosial dan strategi bertahan hidup mamalia tersebut.

Adaptasi Anatomis: Struktur Mirip Reptil

Kemampuan gajah untuk merasakan suara seismik (getaran tanah) berakar pada anatomi mereka yang luar biasa. Gajah memiliki tulang martil di telinga tengah yang secara proporsional sangat besar bagi mamalia, sebuah ciri khas hewan yang menggunakan sinyal getaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, gajah dan kerabatnya, manatee, merupakan mamalia unik karena memiliki struktur koklea yang mirip dengan reptil. Struktur ini sangat sensitif terhadap getaran. Dukungan fisik lainnya berasal dari tubuh mereka yang masif, yang berfungsi sebagai kerangka ideal untuk menangkap getaran tanah dan meneruskannya ke telinga bagian dalam melalui tulang kaki yang bertumpu pada bantalan lemak.

Baca Juga :  Peringatan 250 Tahun Amerika: Trump Naik Kereta Freedom

Belalai dan Kaki sebagai “Alat Pendengar”

Meskipun mekanisme pastinya masih diteliti, O’Connell-Rodwell menduga bahwa gajah “mendengar” dengan belalai dan kaki mereka. Belalai merupakan anggota tubuh yang paling serbaguna di alam, berfungsi untuk minum, mandi, hingga mencium.

Baik belalai maupun kaki gajah mengandung dua jenis ujung saraf sensitif tekanan. Satu jenis saraf mendeteksi getaran infrasonik, sementara jenis lainnya merespons frekuensi yang sedikit lebih tinggi. “Pekerjaan kami berada di persimpangan antara geofisika, neurofisiologi, dan ekologi,” ujar O’Connell-Rodwell. Ia menegaskan bahwa riset ini menjawab pertanyaan-pertanyaan yang belum pernah disentuh sebelumnya.

Kelangsungan Hidup di Alam Liar Etosha

Di Etosha, tempat lebih dari 2.400 gajah sabana berkelana, komunikasi jarak jauh menjadi kunci keberlangsungan hidup. Gajah betina hanya mengalami masa subur (estrus) setiap dua tahun sekali selama beberapa hari. Oleh karena itu, mereka mengeluarkan panggilan frekuensi rendah yang sangat kuat agar gajah jantan dapat menemukan mereka di wilayah yang sangat luas.

Panggilan ini dapat terbawa sejauh lebih dari dua mil di udara dan sering kali disertai dengan sinyal seismik jarak jauh. Selain untuk reproduksi, kawanan gajah menggunakan vokalisasi ini untuk memperingatkan keberadaan predator. Ketika singa atau hyena muncul, anggota kawanan yang lebih tua akan mengeluarkan panggilan peringatan yang memicu seluruh kelompok untuk berkumpul demi perlindungan dan melarikan diri.

Baca Juga :  Cegah Hantavirus Masuk RI, Bandara Soetta Terapkan Pemeriksaan Berlapis Penumpang Asing

Eksperimen Seismik: Menguji Interpretasi Pesan

Untuk membuktikan teori ini, tim peneliti merancang eksperimen pada tahun 2002 di Mushara. Mereka mengirimkan sinyal peringatan bahaya murni melalui tanah menggunakan peralatan elektronik. Hasilnya mengejutkan: gajah-gajah tersebut mendeteksi panggilan tersebut, segera merapat dalam kelompok ketat, dan meninggalkan area tersebut.

Eksperimen lanjutan tahun lalu menggunakan tiga jenis rekaman berbeda guna melihat ketajaman interpretasi gajah. Data awal menunjukkan bahwa gajah cenderung merespons lebih cepat pada panggilan peringatan yang sudah mereka kenal. Namun, mereka juga menunjukkan kegelisahan dan mengeluarkan gumaman agresif saat mendengar panggilan anti-predator dari Kenya yang belum pernah mereka dengar sebelumnya.

Masa Depan Riset Interdisipliner

Penelitian O’Connell-Rodwell membuktikan bahwa dunia gajah jauh lebih kompleks dan terhubung secara fisik dengan bumi daripada yang dibayangkan sebelumnya. Di tahun 2026 ini, pemahaman terhadap komunikasi seismik menjadi krusial untuk upaya konservasi satwa liar di Afrika.

Singkatnya, gajah tidak hanya berjalan di atas tanah, mereka merasakannya sebagai media informasi yang vital. Masyarakat internasional kini menanti bagaimana temuan ini dapat diaplikasikan untuk melindungi kawanan gajah dari ancaman manusia dan perubahan lingkungan yang semakin ekstrem di masa depan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan
Houthi Blokade Selat Bab el-Mandeb dan Serang Kapal
Mandat B50 Indonesia dan Tensi Geopolitik Tahan Harga CPO
Afrika Selatan Hentikan Sementara Pemakzulan Presiden
Perusahaan Pelayaran Hentikan Operasi ke Ukraina
Pakistan Minta Bantuan Finansial 10 Miliar Dolar AS
Dua Kobaran Api Raksasa Bersiap Menyatu di Barat Madrid
Jepang Kembangkan Sistem SHIELD dan Reorganisasi Industri

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:04 WIB

Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:27 WIB

Houthi Blokade Selat Bab el-Mandeb dan Serang Kapal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:19 WIB

Mandat B50 Indonesia dan Tensi Geopolitik Tahan Harga CPO

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:21 WIB

Afrika Selatan Hentikan Sementara Pemakzulan Presiden

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:32 WIB

Pakistan Minta Bantuan Finansial 10 Miliar Dolar AS

Berita Terbaru

Pemerintah Kanada membatalkan seremonial bersama peresmian Jembatan Gordie Howe akibat kebijakan tarif sepihak Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:04 WIB

Ancaman ganda jalur energi global. Kelompok Houthi menyerang dua tanker minyak Saudi dan memblokir Selat Bab el-Mandeb di Laut Merah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Houthi Blokade Selat Bab el-Mandeb dan Serang Kapal

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:27 WIB

Peluang dan tantangan industri sawit. MPOC memproyeksikan harga CPO Agustus bertahan stabil berkat mandat B50 Indonesia serta dinamika pasar energi global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mandat B50 Indonesia dan Tensi Geopolitik Tahan Harga CPO

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:19 WIB

Langkah hukum selamatkan posisi presiden. Pengadilan Tinggi Afrika Selatan membekukan sementara proses pemakzulan Presiden Cyril Ramaphosa terkait skandal uang di sofa peternakan Phala Phala. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afrika Selatan Hentikan Sementara Pemakzulan Presiden

Sabtu, 25 Jul 2026 - 09:21 WIB