Banjir 1 Meter, Warga Kampung Sepatan Cilincing Kembali Mengungsi di Box Container

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga korban banjir mengungsi di dalam box container di Kampung Sepatan, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. (Posnews/MR)

Warga korban banjir mengungsi di dalam box container di Kampung Sepatan, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Banjir kembali merendam permukiman warga RW 005 Kampung Sepatan, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Akibatnya, ratusan warga terpaksa mengungsi ke dalam box container pada Minggu (18/1/2026).

Pantauan Posnews di lokasi, Minggu sore pukul 17.29 WIB, menunjukkan delapan unit box container disiagakan sebagai tempat penampungan sementara bagi warga terdampak banjir.

Ratusan Warga Mengungsi Sejak Pagi

Salah satu warga, Yasin (48), mengatakan warga mulai mengungsi sejak pagi hari. Pasalnya, ketinggian air di permukiman mencapai sekitar satu meter dan belum juga surut.

“Sejak pagi warga sudah mengungsi, air masih tinggi. Diperkirakan ada sekitar 200 jiwa yang mengungsi, mulai dari lansia, orang tua, hingga anak-anak,” ujar Yasin.

Baca Juga :  Pemerintah Rencanakan Petugas PPIH Non-Muslim di Daerah Minoritas

Dua Kali Mengungsi dalam Sebulan

Sementara itu, warga lainnya Saumah (60) mengungkapkan, pengungsian kali ini merupakan yang kedua dalam Januari 2026. Sebelumnya, warga juga mengungsi pada 12 Januari 2026 akibat banjir serupa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini sudah yang kedua kali bulan ini. Bantuan juga masih minim, baru dapat makanan siap saji,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Yulia (58). Ia mengaku terpaksa bertahan di box container bersama warga lain karena belum tersedia tempat pengungsian yang layak.

Baca Juga :  Misteri Kematian Satu Keluarga di Warakas, Polisi Minta Jangan Berspekulasi

“Kondisinya seadanya karena belum ada tenda. Bantuan yang kami terima baru makanan siap saji,” keluh Yulia.

Ratusan warga Kampung Sepatan yang kerap menjadi langganan banjir berharap pemerintah segera menyediakan fasilitas pengungsian yang memadai. Warga meminta tenda layak, dapur umum, air bersih, toilet umum, serta kebutuhan dasar lainnya segera disiagakan.

Data Sementara Pengungsi

RT 018 / RW 005 Kampung Sepatan, Kelurahan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara

Balita: 15 orang

Anak-anak: 61 orang

Lansia: 9 orang

Dewasa: 139 orang

Ibu hamil: 2 orang

(MR)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi
Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:54 WIB

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Berita Terbaru

Membalikkan keadaan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim telah mengubah peta geopolitik Timur Tengah melalui ekspor teknologi pencegat drone ke negara-negara Teluk yang kini menjadi target serangan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Mar 2026 - 21:54 WIB

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB