Bareskrim-BNN Ungkap 38 Ribu Kasus dan Sita 197 Ton Narkoba, DPR Beri Nilai 9,5

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyampaikan pernyataan terkait pemberlakuan resmi KUHP dan KUHAP baru di Jakarta, Jumat (2/1/2026). Posnews/Ist)

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyampaikan pernyataan terkait pemberlakuan resmi KUHP dan KUHAP baru di Jakarta, Jumat (2/1/2026). Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Bareskrim Polri bersama BNN kompak mencatat prestasi gemilang dalam perang melawan narkoba. DPR pun angkat topi dibuatnya.

Kolaborasi dua lembaga penegak hukum itu berhasil mengungkap 38.934 kasus narkoba dan menyita 197 ton barang haram sepanjang Januari hingga Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman memuji kerja keras aparat. Ia menegaskan, capaian tersebut bukan angka biasa, melainkan bukti komitmen luar biasa dalam menjaga bangsa dari ancaman narkotika.

“Atas nama Komisi III, kami beri nilai 9,5 dari 10 untuk kinerja Bareskrim dan BNN. Angka ini menunjukkan dedikasi luar biasa aparat penegak hukum,” ujarnya di Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Baca Juga :  Polri Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Judi Online, Narkoba, dan Penyelundupan

Menurut Habiburokhman, keberhasilan ini mencerminkan intensitas perang melawan narkoba yang masif, terukur, dan berkelanjutan.

Barang bukti yang disita mencakup sabu-sabu, ganja, ekstasi, hingga obat terlarang lainnya. Nilainya mencapai triliunan rupiah, dan yang terpenting, telah menyelamatkan jutaan jiwa dari jeratan narkoba.

Komisi III DPR menilai, dampak sosial dari pengungkapan ini sangat besar.

“Bareskrim dan BNN bukan sekadar menangkap pelaku, tapi juga menyelamatkan masa depan bangsa,” tegasnya.

Habiburokhman menyebut, keberhasilan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat keamanan nasional dan memberantas kejahatan transnasional.

Baca Juga :  Polda Sumut Update Penanganan 488 Bencana, 1.076 Korban, dan Ribuan Pengungsi

Aparat tidak hanya menindak pengedar kecil, tetapi juga membongkar jaringan internasional dari kawasan “Segitiga Emas”.

Operasi besar digelar di berbagai pintu masuk negara—laut, darat, dan udara—menggunakan teknologi intelijen dan kerja sama internasional.

Meski sukses besar, DPR mengingatkan bahwa perang melawan narkoba belum selesai. Jaringan sindikat terus berinovasi dengan modus baru dan teknologi canggih. Karena itu, sinergi antara DPR, Polri, dan BNN harus terus diperkuat.

Harapannya, Indonesia benar-benar bebas dari narkoba dan melahirkan generasi emas yang sehat dan produktif. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Dua Bos PT SJU Ditahan, Penyidik Buru Jejak Uang dan Aset Tambang Ilegal
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America
Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang
Bandar Narkoba Gunakan Stiker Sedot WC sebagai Penanda Lokasi Sabu
Bos Nvidia Jensen Huang Desak Masyarakat Cepat Adaptasi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:36 WIB

Dua Bos PT SJU Ditahan, Penyidik Buru Jejak Uang dan Aset Tambang Ilegal

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:01 WIB

Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America

Berita Terbaru

Ketegangan di perairan internasional. Sebuah kapal fregat militer Rusia melepaskan tembakan peringatan ke arah kapal pesiar berbendera Inggris di Selat Inggris. Dok: (AP Photo, File)

INTERNASIONAL

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:31 WIB

Hubungan sekutu yang retak. Presiden Donald Trump mengecam keras Benjamin Netanyahu karena rencana pengeboman Beirut mengancam kelangsungan rencana damai dengan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Jun 2026 - 12:21 WIB

Sisi jenaka diplomasi global. Rekaman mikrofon bocor menangkap obrolan santai para pemimpin G7 mengenai kebiasaan merokok, sepak bola, hingga teka-teki Greenland. Dok: (Christian Hartmann/Pool Photo via AP)

INTERNASIONAL

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Rabu, 17 Jun 2026 - 11:12 WIB