Bareskrim Polri Bongkar Jaringan ‘Om Bos’, Kurir Sabu Rp5 Juta per Kilo Ditangkap

Senin, 29 September 2025 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Barang bukti narkoba: sabu, ekstasi, heroin, hingga vape likuid etomidate disita polisi. DOk: Istimewa

Barang bukti narkoba: sabu, ekstasi, heroin, hingga vape likuid etomidate disita polisi. DOk: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi bertindak cepat membongkar jaringan narkoba internasional. Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap kurir Abdul Rahman alias Amin di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (28/9/2025).

Setelah meringkus Abdul Rahman, polisi langsung menyita 25 bungkus sabu dalam kemasan teh Cina Guanyingwan. Tak berhenti di situ, petugas juga mengamankan 550 butir ekstasi berbagai logo dan menyita vape likuid etomidate yang dikenal bisa bikin mabuk berat.

Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, Direktur Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, menjelaskan operasi ini berawal dari informasi intelijen yang masuk pada Jumat (26/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim Subdit IV langsung bergerak cepat menyelidiki dugaan transaksi narkoba di Tanjung Priok begitu menerima laporan. Selanjutnya, Kombes Handik Zusen dan Kompol Reza Pahlevi memimpin tim yang menghentikan Honda Brio kuning lemon.

Baca Juga :  Parkir Liar dan Lawan Arus, 7.256 Kendaraan Ditindak Dishub Jakarta Timur

Polisi mencurigai mobil itu membawa barang haram. Ketika polisi membongkar isi kendaraan, mereka menemukan dua tas besar berisi narkoba berbagai jenis.

“Barang bukti langsung kami amankan, sementara tersangka kami giring ke Bareskrim untuk penyidikan lebih lanjut,” tegas Brigjen Eko Hadi, Senin (29/9/2025).

Barang Bukti Menggunung

Polisi kemudian membeberkan hasil sitaan Abdul Rahman, yakni:

  • 25 bungkus sabu dalam kemasan teh Cina Guanyingwan
  • 550 butir ekstasi berlogo Transformers, Philips, Adidas, Red Bulls
  • 5 bungkus kecil heroin seberat 27 gram
  • 10 botol vape liquid PX yang diduga mengandung etomidate

Menurut perhitungan, nilai barang haram itu bisa menembus puluhan miliar rupiah jika lolos ke pasaran.

Peran Tersangka

Dalam pemeriksaan, Abdul Rahman mengaku hanya berperan sebagai kurir. Ia menjalankan perintah sosok misterius bernama “Om Bos” untuk mengambil narkoba. Om Bos menjanjikan Abdul Rahman bayaran Rp5 juta untuk setiap kilogram sabu yang berhasil dia jual.

Baca Juga :  Satgas Haji Polri Tetapkan 13 Tersangka Haji Non-Prosedural, 320 Korban Rugi Rp10 Miliar

Polisi menduga Om Bos bagian dari sindikat narkoba internasional yang kerap menyelundupkan barang haram melalui jalur laut ke Indonesia.

Brigjen Pol Eko Hadi menegaskan Polri tidak akan memberi ruang bagi bandar maupun kurir narkoba. “Kami akan terus memutus rantai pasokan narkoba dari para bandar besar. Pengejaran terhadap sosok Om Bos masih berlangsung,” ujarnya.

Operasi besar ini membuktikan peredaran narkoba di Jakarta semakin brutal. Para bandar kini nekat menyusupkan zat haram ke liquid vape sebagai modus baru untuk mengelabui aparat. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
Pungli Pemakaman Gratis Masih Terjadi, Distamhut DKI Ungkap Modus Baru
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Dua Bos PT SJU Ditahan, Penyidik Buru Jejak Uang dan Aset Tambang Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:09 WIB

Pungli Pemakaman Gratis Masih Terjadi, Distamhut DKI Ungkap Modus Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:17 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB

Sinergi Tokyo-Washington di G7. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menggelar pertemuan bilateral singkat bersama Presiden AS Donald Trump untuk membahas isu Timur Tengah dan tarif dagang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:17 WIB