Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat, 27 Korban Tewas Teridentifikasi dari 47 Body Pack

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi rumah warga rusak akibat longsor di Cisarua Kabupaten Bandung Barat.(Posnews/Ist)

Kondisi rumah warga rusak akibat longsor di Cisarua Kabupaten Bandung Barat.(Posnews/Ist)

BANDUNG BARAT, POSNEWS.CO.ID – Bencana longsor dahsyat yang menghantam Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, sejak Sabtu (24/1/2026) dini hari, terus meninggalkan duka mendalam.

Hingga Selasa (27/1/2026), jumlah korban tewas terus bertambah, sementara proses pencarian dan identifikasi masih berlangsung tanpa henti.

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 47 body pack korban longsor dari lokasi bencana hingga Selasa sore. Dari jumlah tersebut, 27 korban meninggal dunia telah teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarga masing-masing.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyampaikan perkembangan terbaru itu saat memberikan keterangan di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat. Ia menegaskan, operasi kemanusiaan masih berjalan intensif di lapangan.

“Update pukul 17.30 WIB, jumlah body pack yang ditemukan sudah 47. Sementara itu, 27 jenazah telah teridentifikasi dan diserahterimakan kepada keluarga,” ujar Syafii, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga :  Harga BBM Dipastikan Tak Naik, Pemerintah Minta Warga Tak Panik

35 Rumah Tersapu, 155 Warga Terdampak

Tak hanya menelan korban jiwa, longsor juga menyapu sedikitnya 35 rumah warga. Akibat bencana ini, 155 orang terdampak, sementara 75 warga berhasil diselamatkan berkat respons cepat tim SAR gabungan.

“Total rumah terdampak 35 unit dengan jumlah korban 155 orang. Dari angka itu, 75 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat,” jelas Syafii.

Lebih lanjut, Syafii mengungkapkan bahwa puluhan personel TNI AL ikut terdampak longsor.

Saat kejadian, mereka diketahui tengah beraktivitas di lereng Gunung Burangrang, wilayah yang dikenal sebagai zona rawan longsor.

Namun demikian, Syafii menegaskan Basarnas tidak memiliki kewenangan mengidentifikasi korban, termasuk dari unsur TNI. Identitas korban akan diumumkan oleh pihak berwenang.

“Identitas korban akan disampaikan secara resmi oleh tim DVI atau pihak TNI. Basarnas fokus pada pencarian dan evakuasi,” tegasnya.

Area Longsor Capai 26 Hektare, Ancaman Susulan Mengintai

Sementara itu, operasi pencarian masih berlanjut meski kondisi lapangan sangat berat.

Baca Juga :  Prabowo Turun Tangan, 11 Kapal Dikerahkan Cari 5 Jurnalis di Selat Sunda

Berdasarkan data Basarnas, luas area longsor mencapai lebih dari 26 hektare, dengan panjang zona longsoran sekitar 2 kilometer dari mahkota hingga kaki longsor.

Selain kerusakan fisik, dampak sosial juga kian terasa. Puluhan rumah rata dengan tanah, ratusan warga kehilangan tempat tinggal, dan sejumlah keluarga masih menunggu kabar anggota keluarga yang dinyatakan hilang.

Basarnas bersama TNI, Polri, BPBD, dan relawan terus mengerahkan alat berat, pompa air, serta unit anjing pelacak untuk menembus lumpur tebal dan reruntuhan.

Namun demikian, medan ekstrem dan ancaman longsor susulan masih menjadi tantangan utama.

Di sisi lain, suasana duka menyelimuti pos identifikasi korban. Sejumlah keluarga bahkan harus menjalani tes DNA guna mempercepat proses pencocokan data korban yang belum teridentifikasi. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas
Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik
Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen
Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar
Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga
Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari
Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal
Gara-gara Komentar Live TikTok, Pria di Lampung Diduga Aniaya Istri Pakai Golok

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:15 WIB

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas

Senin, 14 September 2026 - 15:22 WIB

Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik

Senin, 14 September 2026 - 07:34 WIB

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen

Senin, 14 September 2026 - 06:12 WIB

Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar

Senin, 14 September 2026 - 06:01 WIB

Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga

Berita Terbaru