Bendera One Piece Lebih Diburu Ketimbang Merah Putih di Bekasi Jelang HUT RI

Senin, 4 Agustus 2025 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang bendera musiman di Bekasi mengaku permintaan terhadap bendera One Piece justru lebih tinggi dibanding bendera merah putih, Senin (4/8/2025)-san

Pedagang bendera musiman di Bekasi mengaku permintaan terhadap bendera One Piece justru lebih tinggi dibanding bendera merah putih, Senin (4/8/2025)-san

BEKASI, ONLINEWS.CO.ID — Jelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, fenomena tak biasa terjadi di Bekasi. Sejumlah pedagang bendera musiman menyebut warga lebih banyak mencari bendera One Pieceketimbang bendera merah putih.

Dedi (40), pedagang bendera musiman di kawasan Pondok Ungu Permai (PUP) Sektor 5, Babelan, Kabupaten Bekasi, mengungkapkan bahwa banyak warga mencari bendera hitam dengan simbol bajak laut topi jerami, khas anime One Piece.

“Peminat bendera merah putih sedikit. Malah ada yang nyari bendera One Piece. Sudah lebih dari 15 orang nanya,” kata Dedi, Senin (4/8/2025).

Meski hanya menjual bendera merah putih, Dedi mengaku heran dengan tingginya minat warga terhadap atribut anime tersebut. Para pembeli biasanya bertanya secara diam-diam dan langsung pergi jika stok tidak tersedia.

“Mereka bisik-bisik, kalau saya nggak punya, langsung pergi. Saya juga nggak nanya lebih lanjut,” ucapnya.

Baca Juga :  Kasus Korupsi Jalur Kereta Jatim, KPK Periksa Budi Karya Sumadi
Bendera tengkorak bajak laut ala One Piece
Bendera tengkorak bajak laut ala One Piece

Fenomena ini membuat Dedi sadar bahwa bendera One Piece ternyata mulai banyak dikibarkan di lingkungan warga. Ia baru mengetahuinya dari unggahan di media sosial.

“Saya liat di HP, ada bendera hitam dipasang-pasang. Saya pikir cuma iseng aja, ternyata banyak yang cari,” ungkapnya.

Tingginya minat terhadap bendera One Piece ini memunculkan pertanyaan: Apakah simbol budaya pop kini mulai bersaing dengan simbol nasional di tengah masyarakat? (san)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB