BGN Pastikan Program Makan Bergizi Gratis 2026 Mulai 8 Januari, Persiapan Diperketat

Sabtu, 27 Desember 2025 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menjelaskan skema Makan Bergizi Gratis selama Ramadhan 2026 di Masjid Istiqlal Jakarta. (Posnews/Setpers)

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menjelaskan skema Makan Bergizi Gratis selama Ramadhan 2026 di Masjid Istiqlal Jakarta. (Posnews/Setpers)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026 mulai jalan serentak pada 8 Januari 2026.

Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan, persiapan ketat dilakukan lebih awal demi menjamin keamanan pangan dan kelancaran distribusi ke seluruh penerima manfaat.

Selanjutnya, Dadan mengungkapkan hari persiapan nasional ditetapkan pada 2, 3, 5, 6, dan 7 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada fase ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia diminta mematangkan kesiapan dapur, distribusi, SDM, hingga penguatan standar higienitas.

β€œMBG dimulai serempak 8 Januari 2026. Lima hari sebelumnya kami fokuskan untuk persiapan SPPG agar layanan aman dan siap,” tegas Dadan, Sabtu (27/12/2025).

Baca Juga :  Terapis Cantik RTA Tewas di Pejaten, Ternyata Dapat Loker Spa dari TikTok

Namun demikian, BGN memastikan layanan akhir 2025 tetap berjalan pada 26, 27, 29, 30, dan 31 Desember 2025, terutama untuk kelompok prioritas seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (B3). Langkah ini diambil agar layanan gizi berkelanjutan tidak terputus.

Sementara itu, untuk anak sekolah, Dadan menegaskan sifatnya opsional selama libur. Jika ada kendala teknis pengambilan atau pengantaran, hal tersebut tidak menjadi masalah.

β€œNamun, bagi yang membutuhkan, layanan tetap kami berikan,” ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang meluruskan isu miring. Ia menegaskan tidak ada paksaan bagi siswa datang ke sekolah saat libur hanya untuk mengambil MBG.

Baca Juga :  Mediasi Lisa Mariana dan Ridwan Kamil Digelar Bareskrim Polri

β€œOrang tua atau keluarga boleh mengambil. Jika sekolah atau wali murid tidak berkenan, tidak apa-apa. Tidak ada pemaksaan dan bukan untuk menghabiskan anggaran,” tegas Nanik.

Lebih jauh, BGN memahami perbaikan gizi butuh konsistensi, namun tetap menghormati masa libur sekolah. Karena itu, SPPG menyiapkan layanan berbasis permintaan.

Sekolah yang ingin tetap menerima MBG selama libur dapat mengajukan permohonan, dan makanan akan diantarkan dalam bentuk makanan kering sesuai kebutuhan.

Dengan skema ini, BGN menegaskan komitmen kuat menghadirkan MBG yang aman, tepat sasaran, dan berkelanjutan, sekaligus menepis kabar miring. MBG 2026 siap tancap gas.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya
Kasus Impor Ilegal iPhone Naik ke Penuntutan, Bareskrim Kejar DPO
Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPR Minta Kajian Menyeluruh
KPK Soroti Raja Juli Telat Lapor Dugaan Gratifikasi
Astamaops Kapolri: Tak Perlu Bentuk Satgas Baru untuk Papua
Waspada! Super New Moon Picu Banjir Rob di 18 Wilayah Pesisir Indonesia 8-22 Juli 2026
PTUN Batalkan SK Menteri HAM Natalius Pigai, Pemerintah Tempuh Banding
Roy Suryo Menang Praperadilan, Sebut Putusan Jadi Babak Baru Hukum Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:27 WIB

SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:03 WIB

Kasus Impor Ilegal iPhone Naik ke Penuntutan, Bareskrim Kejar DPO

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:14 WIB

Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPR Minta Kajian Menyeluruh

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:02 WIB

KPK Soroti Raja Juli Telat Lapor Dugaan Gratifikasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:54 WIB

Astamaops Kapolri: Tak Perlu Bentuk Satgas Baru untuk Papua

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB