BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Jawa untuk Cegah Banjir

Senin, 15 September 2025 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BNPB melaksanakan operasi modifikasi cuaca dengan pesawat Cessna Caravan untuk mencegah banjir akibat cuaca ekstrem di Jawa. Dok-BNPB

Petugas BNPB melaksanakan operasi modifikasi cuaca dengan pesawat Cessna Caravan untuk mencegah banjir akibat cuaca ekstrem di Jawa. Dok-BNPB

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memerintahkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai langkah mitigasi menghadapi potensi cuaca ekstrem.

Ia menyampaikan arahan tersebut saat meninjau lokasi banjir di Denpasar, Bali, Rabu (10/9/2025).

Banjir besar di Bali dan NTT sebelumnya dipicu gelombang atmosfer Rossby Ekuator, Kelvin, serta Madden Julian Oscillation (MJO). Kini, fenomena atmosfer itu bergeser ke wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BMKG. Curah hujan tinggi diperkirakan turun di Jawa, sehingga kami perlu mengantisipasi dengan operasi modifikasi cuaca,” ujar Suharyanto, Senin (15/9/2025).

Baca Juga :  CCTV Ungkap Aksi Jambret yang Tewaskan Wanita Pengendara Motor di Kuta Utara

BNPB menebarkan Natrium Klorida (NaCl) dan Kalsium Oksida (CaO) untuk mengalihkan hujan deras dari kawasan padat penduduk menuju perairan. Dengan cara ini, BNPB berharap banjir besar seperti yang melanda Bali dan NTT tidak terulang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak Sabtu (13/9), BNPB telah menjalankan OMC di Jawa Timur menggunakan pesawat Cessna Caravan PK-DPI dari Lanudal Juanda. Penyemaian awan dilakukan di langit Lamongan, Bojonegoro, Tuban, serta perairan Banyuwangi. Total bahan semai mencapai 800 kilogram NaCl dan 1.600 kilogram CaO.

Baca Juga :  Motif Asmara Terbongkar, Dosen Cantik di Bungo Dibunuh Brutal - Pelaku Polisi Muda

Sementara itu, OMC di Jawa Barat dimulai Minggu (14/9) dengan pesawat Cessna Caravan PK-YNA dari Lanud Halim Perdanakusuma. Sebanyak 800 kilogram NaCl dan 800 kilogram CaO disebar di langit Pandeglang, Banten, serta Bogor.

Berdasarkan prakiraan BMKG, musim hujan 2025/2026 datang lebih cepat dari biasanya. Hujan lebat, petir, dan angin kencang diperkirakan melanda Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga DI Yogyakarta pada 12–14 September.

Sementara itu, Jawa Tengah dan Jawa Timur berpotensi diguyur hujan deras pada 15–18 September 2025. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam
BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:17 WIB

Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:29 WIB

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Berita Terbaru