BPJS Kesehatan Diampuni, Pemutihan Iuran Dimulai Akhir 2025 – Ini Syaratnya

Rabu, 5 November 2025 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Cak Imin mengumumkan pemutihan BPJS Kesehatan di Istana bersama Presiden Prabowo. (PKB)

Menteri Cak Imin mengumumkan pemutihan BPJS Kesehatan di Istana bersama Presiden Prabowo. (PKB)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Masyarakat kurang mampu bisa sedikit bernafas lega. Pasalnya, pemerintah memastikan pemutihan tunggakan iuran BPJS Kesehatan bakal dimulai akhir 2025.

Keputusan ini disampaikan Menko PM Cak Imin usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana, Selasa (4/11/2025).

“Kita siapkan registrasi ulang. Peserta aktif kembali, utang BPJS dihapus,” tegas Cak Imin.

Syarat Peserta Pemutihan BPJS Kesehatan

Warga harus memenuhi empat kriteria:

  • Masuk Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)
  • Beralih ke kategori Peserta Bantuan Iuran (PBI)
  • Tidak mampu membayar iuran
  • Status PBPU/BP yang diverifikasi pemerintah daerah
Baca Juga :  Batik: Antara Filosofi Sakral dan Sekadar Seragam Kantor

Proses pemutihan dilakukan melalui registrasi ulang peserta.

Nilai Tunggakan Tembus Rp10 Triliun

Direktur BPJS Kesehatan Ali Ghufron membeberkan, total utang peserta yang akan dihapus melampaui Rp10 triliun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lebih baik direset. Mulai nol lagi. Yang tidak mampu itu memang tidak bisa bayar,” ujarnya.

Baca Juga :  Amankan Jakarta Malam Ini, Polda Metro Jaya Gelar Patroli Skala Besar

Tujuannya jelas: rakyat miskin tetap dapat layanan kesehatan, tanpa terhalang utang.

Ketua DPR Puan Maharani memastikan rencana pemutihan ini masuk pembahasan resmi DPR pada Masa Sidang II 2025–2026.

“Penghapusan tunggakan BPJS Kesehatan akan dipercepat,” tegas Puan.

DPR menegaskan, setiap rekomendasi wajib ditindaklanjuti pemerintah, bagian dari fungsi pengawasan negara. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor
PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:52 WIB

Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB