LEBAK, POSNEWS.CO.ID โ Cuaca ekstrem menghantam Kabupaten Lebak sepanjang Desember 2025. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat 146 rumah warga rusak, bahkan satu orang meninggal dunia akibat bencana susulan.
Kepala BPBD Kabupaten Lebak Sukanta menegaskan, warga diminta tetap siaga menghadapi cuaca ekstrem yang diprediksi berlanjut hingga Februari 2026, sesuai peringatan BMKG.
โKami mengimbau masyarakat terus mewaspadai cuaca ekstrem hingga Februari 2026,โ kata Sukanta, Rabu (31/12/2025).
Menurutnya, kerusakan terjadi akibat hujan lebat disertai angin kencang dan petir. Kondisi ini memicu banjir, longsor, angin kencang, hingga pergerakan tanah di sejumlah kecamatan.
Sukanta merinci, dari 146 rumah rusak, sebanyak 56 unit rusak berat, 58 unit rusak ringan, dan 32 unit rusak sedang.
Akibatnya, sejumlah warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat setelah tempat tinggal mereka ambruk.
Tak hanya merusak rumah, bencana juga merenggut korban jiwa. Seorang warga Desa Cipayung, Kecamatan Cipanas, dilaporkan meninggal dunia setelah rumahnya tertimpa longsoran tanah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
โKorban sedang tertidur pada malam hari saat kejadian, sekitar sepekan lalu,โ ungkap Sukanta.
Saat ini, BPBD Lebak telah melaporkan seluruh kejadian kepada pimpinan dan menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak untuk meringankan beban ekonomi serta memenuhi kebutuhan pangan.
โKami memprioritaskan pelayanan dasar bagi warga terdampak agar kebutuhan mereka terpenuhi dan risiko kebencanaan bisa ditekan,โ tegas Sukanta.
Penulis : Hadwan
Editor : Hadwan





















