Cuaca Jabodetabek Kamis 20 Agustus 2026: Berawan, Suhu hingga 32 Derajat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, prakiraan cuaca Jabodetabek Kamis 20 Agustus 2026 berdasarkan data BMKG.
(Posnews/iStock)

Ilustrasi, prakiraan cuaca Jabodetabek Kamis 20 Agustus 2026 berdasarkan data BMKG. (Posnews/iStock)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Cuaca Jabodetabek pada Kamis (20/8/2026) diprakirakan cukup bersahabat, meski tutupan awan masih mendominasi sejumlah wilayah.

Berdasarkan pemutakhiran data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), masyarakat tetap perlu memperhatikan perubahan cuaca, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Di DKI Jakarta, cuaca secara umum diprakirakan berawan dengan suhu udara berkisar 24–32 derajat Celsius.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan suhu maksimum tertinggi, yakni mencapai 32 derajat Celsius.

BMKG juga menunjukkan kondisi atmosfer yang cukup lembap pada pagi hari. Data pemutakhiran Kamis pagi memperlihatkan suhu di Kemayoran mencapai 26 derajat Celsius dengan kelembapan 89 persen.

Sementara itu, Depok tercatat 24 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 95 persen.

Prakiraan Cuaca Jakarta

Berikut gambaran cuaca dan suhu udara di enam wilayah administrasi DKI Jakarta:

  • Kepulauan Seribu: Berawan, suhu sekitar 28°C, kelembapan 71–77 persen.
  • Jakarta Pusat: Berawan, suhu 25–30°C, kelembapan 62–91 persen.
  • Jakarta Utara: Berawan, suhu 25–30°C, kelembapan 64–88 persen.
  • Jakarta Barat: Berawan, suhu 24–31°C, kelembapan 61–94 persen.
  • Jakarta Selatan: Berawan, suhu 24–32°C, kelembapan 57–93 persen.
  • Jakarta Timur: Berawan, suhu 24–31°C, kelembapan 59–95 persen.
Baca Juga :  Uang Rp60–70 Miliar Jadi Motif Pembunuhan Kacab Bank BRI Mohamad Ilham Pradipta

Dengan demikian, Jakarta Selatan diprakirakan menjadi wilayah terpanas di DKI Jakarta pada siang hari dengan suhu maksimum 32°C.

Bogor dan Depok Perlu Waspada Perubahan Cuaca

Beranjak ke wilayah penyangga, kondisi cuaca Jabodetabek tidak sepenuhnya seragam. Data BMKG menunjukkan Depok pada pagi hari berada di sekitar 24°C dengan kelembapan tinggi mencapai 95 persen.

Kondisi ini membuat udara terasa lebih lembap, terutama pada pagi hari.

Sementara itu, wilayah Kabupaten Bogor memiliki variasi kondisi cuaca yang cukup dinamis.

Data BMKG menunjukkan sejumlah kawasan Bogor berada pada kisaran suhu sekitar 23–32°C dengan kelembapan yang dapat mencapai 96 persen.

Karena itu, warga Bogor dan Depok sebaiknya tetap membawa perlengkapan antisipasi hujan ketika bepergian, khususnya jika aktivitas berlangsung hingga siang atau sore.

Baca Juga :  Perampokan Jalanan di Setiabudi, HP Pekerja Raib Digondol 4 Bandit

Tangerang dan Bekasi

Di kawasan Tangerang, pemutakhiran BMKG pada pagi hari menunjukkan suhu sekitar 24–27°C di sejumlah titik, dengan kelembapan yang relatif tinggi.

Misalnya, wilayah Tanah Tinggi tercatat 27°C dengan kelembapan 95 persen, sedangkan Kuta Jaya berada di 25°C dengan kelembapan 96 persen.

Sementara itu, Bekasi juga masih menunjukkan kondisi berawan di sejumlah kawasan. Di Tambun, misalnya, BMKG mencatat suhu sekitar 25°C dengan kelembapan 92 persen.

Wilayah Pekayonjaya, Bekasi Selatan, juga terpantau berawan dengan suhu 25°C dan kelembapan 92 persen.

BMKG: Tidak Ada Peringatan Dini Cuaca Aktif

Kabar baiknya, BMKG saat ini tidak mencantumkan peringatan dini cuaca aktif untuk wilayah Jabodetabek.

Meski demikian, kondisi atmosfer tetap dapat berubah dengan cepat sehingga masyarakat perlu memantau informasi cuaca terbaru sebelum bepergian.

BMKG juga memprakirakan periode 18–20 Agustus 2026 secara umum masih didominasi kondisi cerah berawan hingga hujan lebat di sejumlah wilayah Indonesia.

Jawa Barat termasuk wilayah yang perlu mewaspadai potensi peningkatan hujan dengan intensitas sedang. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Awan Tak Muncul, Pemprov DKI Tunda Operasi Modifikasi Cuaca
Mitra Driver Gojek Kibarkan Merah Putih, Pertama dan Satu-Satunya di Indonesia
Waspada Perubahan Cuaca Jabodetabek 19 Agustus, Hujan Bisa Turun Siang Hari
Deklarasi Anti Tawuran Menggema di Jamuan Rakyat Koja, Ribuan Warga Bersatu
50 Bus Sinar Jaya Terbakar di Cikarang Barat, Api Mengamuk 5 Jam
Jamuan Rakyat HUT ke-81 RI di Jakut, Warga Kompak Serukan Stop Tawuran
Pemulung Temukan Granat Militer Aktif di Tambun Selatan Bekasi
Cuaca Jakarta dan Jabodetabek Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:02 WIB

Cuaca Jabodetabek Kamis 20 Agustus 2026: Berawan, Suhu hingga 32 Derajat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Awan Tak Muncul, Pemprov DKI Tunda Operasi Modifikasi Cuaca

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Mitra Driver Gojek Kibarkan Merah Putih, Pertama dan Satu-Satunya di Indonesia

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Waspada Perubahan Cuaca Jabodetabek 19 Agustus, Hujan Bisa Turun Siang Hari

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Deklarasi Anti Tawuran Menggema di Jamuan Rakyat Koja, Ribuan Warga Bersatu

Berita Terbaru

Petani di Jepang mulai bekerja malam hari untuk menghindari terik matahari mematikan, seiring gelombang panas ekstrem. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Petani Jepang Ubah Jadwal Kerja Jadi Malam Hari

Kamis, 20 Agu 2026 - 06:44 WIB

Basarnas menggelar operasi pencarian dan pertolongan korban kecelakaan kapal di perairan Indonesia.
(Posnews/Basarnas)

NASIONAL

Alarm Laut Indonesia! 601 Operasi SAR, 239 Orang Meninggal

Kamis, 20 Agu 2026 - 06:32 WIB