Ditjen Imigrasi Bongkar Investor dan Sponsor Fiktif, 196 WNA Ditangkap

Rabu, 8 Oktober 2025 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman. (Posnews)

Plt Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman. (Posnews)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham menggulung 196 warga negara asing (WNA) nakal di wilayah Jabodetabek lewat Operasi Wira Waspada pada 3–5 Oktober 2025.

Aksi ini menegaskan keseriusan pemerintah menindak penyalahgunaan izin tinggal asing.

Plt Dirjen Imigrasi Yuldi Yusman menyebut, dari 229 WNA yang diperiksa, 196 orang melanggar aturan, sementara 33 lainnya lolos pemeriksaan.

“Pelanggaran terbanyak penyalahgunaan izin tinggal, 99 kasus atau 43 persen dari total. Ada pula 20 kasus overstay, 11 investor fiktif, dan 9 sponsor fiktif,” ujar Yuldi di Kantor Ditjen Imigrasi, Jakarta Selatan, Rabu (8/10/2025).

Baca Juga :  Puluhan Ribu Buruh Gelar Demo DPR RI Hari Ini, Komisi IX DPR Imbau Tertib

WNA Nigeria mendominasi daftar pelanggar dengan 82 orang, sedangkan India menyusul dengan 28 orang dan Spanyol 21 orang. Secara keseluruhan, operasi ini menyasar 33 negara.

Jaksel Jadi Sarang Pelanggar

Yuldi menjelaskan, pelanggaran terbanyak terjadi di Imigrasi Jakarta Selatan dengan 65 kasus, disusul Bekasi 27 kasus dan Bandara Soekarno-Hatta 26 kasus. “Semua pelanggar kami proses hukum. Tidak ada yang dibiarkan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Imigrasi juga memperketat pengawasan terhadap perusahaan asing fiktif yang dijadikan kedok izin tinggal. “Langkah ini untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan tertib,” tambah Yuldi.

Baca Juga :  PBB Cemas: Gencatan Senjata Gaza Rapuh di Hari ke-100

Dalam konferensi pers, Ditjen Imigrasi memamerkan WNA terjaring beserta paspor dan barang bukti hasil operasi.

Hadir Kepala Kanwil Imigrasi DKI Jakarta Pamuji Raharja dan Kasubdit Pengawasan Arief Eka Riyanto yang ikut memantau langsung jalannya operasi.

Imigrasi akan rutin menggelar Operasi Wira Waspada untuk menekan dan mempersempit ruang gerak WNA yang melanggar aturan di Indonesia. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Hanukkah Sydney: Keluarga Terdakwa Naveed Akram Mohon Gag Order Akibat Ancaman Maut
Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz
Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional
Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz
Gubernur Jakarta Minta Warga Tak Iming-imingi Kerabat Datang ke Ibu Kota
Napi Kabur Lapas Wamena Ditangkap di Yahukimo, Terafiliasi KKB dan Pembunuh Polisi
Terobosan Ekonomi Paris: AS dan China Sepakati Mekanisme Kerja Sama Baru
Update RSCM: Andrie Yunus Alami Luka Bakar 20 Persen, Mata Kanan Terancam

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:40 WIB

Tragedi Hanukkah Sydney: Keluarga Terdakwa Naveed Akram Mohon Gag Order Akibat Ancaman Maut

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:35 WIB

Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:37 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:31 WIB

Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:22 WIB

Gubernur Jakarta Minta Warga Tak Iming-imingi Kerabat Datang ke Ibu Kota

Berita Terbaru

Menyeimbangkan energi dan konstitusi. Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi memperkuat koordinasi dengan Amerika Serikat serta negara-negara Teluk guna menjamin keselamatan navigasi tanpa melanggar prinsip pasifisme Jepang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz

Selasa, 17 Mar 2026 - 14:35 WIB

Diplomasi buntu di Teluk. Presiden Donald Trump mengeklaim perang akan berakhir

INTERNASIONAL

Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz

Selasa, 17 Mar 2026 - 13:31 WIB